Langkah pencegahan COVID-19 di satuan pendidikan (ist)
close

JAKARTA, MENARA62.COM – Seiring wabah COVID-19 yang kini kasusnya terus meningkat secara signifikan di Indonesia, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) memutuskan menghentikan sementara kegiatan perkuliahan tatap muka melalui Rapat Pimpinan yang digelar Sabtu (14/3/2020). Penghentian kegiatan perkuliahan tatap muka tersebuk dilakukan untuk dua pekan ke depan berlaku sejak 16 Maret 2020.

“Untuk selanjutnya kegiatan perkuliahan dilakukan melalui pembelajaran e-learning,” kata Rektor UMJ Prof Dr Syaiful Bahri dalam surat edarannya bernomor 144/R-UMJ/III/2020.

Selain menghentikan kegiatan perkuliahan tatap muka, semua jadwal kegiatan pertemuan yang melibatkan banyak orang juga ditunda atau dibatalkan. Sedang untuk ujian tengah semester dilakukan melalui cara Take Home Test/Exam (THT).

Rektor juga mengimbau pimpinan masing-masing fakultas untuk meninjau ulang jadwal pembelajaran praktik seperti praktik industry, praktik laboratorium, praktik klinik dan berbagai praktik di instusi lain sambil menunggu perkembangan berikutnya. Jika tidak bisa ditunda, harus dipastikan bahwa tempat praktik benar-benar menerapkan sistem pencegahan COVID-19 dengan baik.

“Seluruh perjalanan ke luar negeri juga kami tunda atau kami batalkan sampai waktunya benar-benar kondusif,” tambah Rektor.

Lebih lanjut ia meminta seluruh civitas akademika UMJ benar-benar mempraktikkan standar kebersihan dan kesehatan dengan cara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, menerapkan etika batuk dan bersin secara baik, tidak bepergian jika kondisi badan kurang sehat serta memperhatikan asupan makanan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Bagi mahasiswa, dosen dan karyawan UMJ yang mengalami gejala sakit mengarah pada demam, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan diri ke fasilitas kesehatan atau dokter.