SLEMAN, MENARA62.COM – Sebanyak 500 peserta usia 12–15 tahun dari 10 Kwartir Wilayah mengikuti Lomba Pengenal Berprestasi Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) di Bumi Perkemahan Banyunibo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (25/6/2026).
Ajang nasional tersebut menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan ideologi bagi kader muda Hizbul Wathan sebagai bagian dari proses kaderisasi Muhammadiyah.
Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang akrab disapa Gus Bah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan merupakan salah satu wujud dakwah Muhammadiyah yang menggembirakan melalui berbagai aktivitas pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“Hizbul Wathan menjadi ruang dakwah yang menghadirkan pendidikan karakter dan pembinaan kader secara menyenangkan, sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Menurut Gus Bah, Hizbul Wathan telah memiliki rekam jejak panjang dalam mencetak kader yang berkontribusi bagi masyarakat, umat, Persyarikatan Muhammadiyah, bangsa, dan negara. Melalui berbagai program kepanduan, HW dinilai mampu membentuk pribadi yang tangguh, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian.
Ia optimistis proses kaderisasi yang berlangsung di Hizbul Wathan akan melahirkan pemimpin-pemimpin Muhammadiyah dan Aisyiyah pada masa mendatang yang cakap, visioner, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat.
“Transformasi kepemimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah di masa depan akan lahir dari kader-kader Hizbul Wathan yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan visi kepemimpinan untuk membawa persyarikatan semakin maju,” katanya.
Selain membangun karakter kepemimpinan, berbagai kegiatan dalam Hizbul Wathan juga dirancang untuk meningkatkan kedisiplinan, ketangkasan, kebugaran jasmani dan rohani, serta memperkuat pemahaman ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Melalui Lomba Pengenal Berprestasi Tingkat Nasional, para peserta tidak hanya berkompetisi meraih prestasi, tetapi juga mengasah kemampuan kepanduan, kerja sama, serta kepemimpinan sebagai bekal menjadi kader yang siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Banyunibo tersebut diharapkan semakin memperkuat peran Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan sebagai wadah pembinaan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan. (Saiful)
