SOLO, MENARA62.COM — Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan GAS PENJAS Series Ramadan sebagai upaya memperkuat nilai spiritual civitas akademika selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom tersebut diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa lintas angkatan Program Studi Pendidikan Jasmani. Agenda ini diprakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Jasmani sebagai bagian dari rangkaian program Semarak Ramadan di lingkungan FKIP UMS.
GAS PENJAS menjadi salah satu program pembinaan spiritual yang dirancang untuk menghidupkan atmosfer Ramadan di lingkungan akademik. Selain sebagai kegiatan keagamaan, program ini juga bertujuan mempererat kebersamaan antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam bingkai nilai-nilai keislaman.
Kepala Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk menyeimbangkan pengembangan akademik dengan pembinaan spiritual.
“GAS PENJAS menjadi bagian dari upaya program studi dalam membangun keseimbangan antara penguatan akademik dan pembinaan spiritual bagi seluruh civitas akademika,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antara dosen dan mahasiswa. Interaksi tersebut dinilai penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang harmonis dan produktif.
Dalam kesempatan itu, Eko juga mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa yang tergabung dalam HMP Pendidikan Jasmani sebagai panitia penyelenggara. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam mengelola kegiatan keagamaan merupakan sarana pembelajaran kepemimpinan serta penguatan karakter.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman organisasi yang melatih kemampuan manajerial, komunikasi, dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Antusiasme mahasiswa lintas angkatan terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mereka memberikan dinamika diskusi sekaligus memperkuat solidaritas dalam komunitas akademik Program Studi Pendidikan Jasmani.
Selain mahasiswa, seluruh dosen dan tenaga kependidikan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan bersama ini mencerminkan komitmen untuk membangun budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi juga memperhatikan pembinaan nilai moral dan spiritual.
Rangkaian kegiatan GAS PENJAS Series Ramadan diisi dengan kajian keislaman, refleksi nilai-nilai Ramadan, serta doa bersama. Materi yang disampaikan bertujuan memperdalam pemahaman peserta mengenai makna Ramadan sebagai bulan pembinaan diri, peningkatan keimanan, dan penguatan solidaritas sosial.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara dosen dan mahasiswa di luar suasana perkuliahan formal. Diskusi dan refleksi yang berlangsung selama kegiatan memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling bertukar gagasan serta pengalaman terkait penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan akademik dan sosial.
Melalui penyelenggaraan GAS PENJAS Series Ramadan, Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pembinaan spiritual dengan kehidupan akademik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pendidikan yang tidak hanya menekankan keunggulan akademik dan olahraga, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai tradisi akademik yang memperkuat identitas Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS sebagai komunitas pendidikan yang menjunjung tinggi nilai religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Momentum Ramadan pun diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara akademik, profesional, maupun spiritual. (*)
