SOLO, MENARA62.COM — SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura memperkuat sinergi antara orang tua dan sekolah melalui kajian parenting sekaligus peluncuran aplikasi Sijawara, Sabtu (18/4/2026), di Ballroom Hotel Alana Solo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah membangun ekosistem pendidikan kolaboratif berbasis pendampingan keluarga dan transformasi digital.
Acara yang dihadiri seluruh wali murid dan tamu undangan ini menjadi agenda tahunan sekolah, namun tahun ini hadir lebih istimewa dengan peresmian Sijawara, platform manajemen akademik terpadu yang dirancang untuk memantau perkembangan belajar dan aktivitas siswa secara lebih terintegrasi.
Kepala SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura, Nasrul Harahab, S.Pd.I., Gr., M.Pd., menegaskan keterlibatan orang tua menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak.
“Kajian parenting ini merupakan agenda rutin untuk memperkuat peran orang tua dalam mendampingi pendidikan anak. Momentum ini juga kami gunakan meluncurkan aplikasi Sijawara sebagai platform terpadu pengelolaan akademik dan pemantauan aktivitas peserta didik,” ujar Nasrul.
Sijawara Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua
Peluncuran aplikasi Sijawara menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini. Platform tersebut dikembangkan sebagai inovasi digital sekolah untuk mendukung komunikasi yang lebih efektif antara sekolah dan wali murid, sekaligus memudahkan pemantauan perkembangan akademik siswa.
Hadirnya Sijawara dinilai menjadi terobosan penting di tengah kebutuhan digitalisasi pendidikan yang semakin berkembang.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah, Agung Wijayanto, S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi langkah inovatif SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura.
“Tanggung jawab pendidikan tidak bisa diemban sekolah saja. Sekolah yang baik harus mampu bermitra dengan orang tua dan masyarakat dalam membersamai pendidikan anak,” kata Agung.
Ia juga mengingatkan bahwa anak tidak hanya membutuhkan fasilitas, tetapi juga kehadiran emosional orang tua dalam proses tumbuh kembang mereka.
Kajian Parenting Bahas Tantangan Anak di Era Digital
Pada sesi inti, suasana semakin hidup saat pembicara utama, Namin AB Ibnu Sholihin, founder motivatorpendidikan.com yang dikenal melalui akun @anaktanpagadget, membawakan materi bertema Teman, Tren, dan Tekanan Zaman: Apa yang Harus Orang Tua Ketahui?
Dalam paparannya, Namin menyoroti pentingnya orang tua memahami pengaruh pergaulan, tren digital, serta tekanan zaman terhadap perkembangan anak, termasuk penggunaan gadget yang semakin sulit dipisahkan dari kehidupan remaja.
“Teman, tren, dan tekanan zaman memberi pengaruh besar terhadap sikap anak. Di sinilah peran penting orang tua untuk hadir dan membersamai tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah wali murid mengangkat isu hubungan yang mulai renggang dengan anak, tekanan ekspektasi, hingga tantangan menerima potensi anak yang berbeda dari harapan orang tua.
Namin menekankan pentingnya membangun bonding berkualitas, mengurangi ekspektasi berlebihan, serta berhenti membandingkan anak dengan orang lain.
Komitmen Bangun Ekosistem Pendidikan Kolaboratif
Melalui kajian parenting dan peluncuran aplikasi Sijawara, SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berpusat di ruang kelas, tetapi juga melibatkan keluarga sebagai mitra utama.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi sekolah sebagai institusi yang adaptif terhadap tantangan pendidikan modern, dengan menggabungkan pendekatan penguatan karakter, kemitraan orang tua, dan inovasi teknologi.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan keluarga, SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura optimistis dapat mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. (*)
