MADIUN, MENARA62.COM – Program Studi (Prodi) Kebidanan Universitas Muhammadiyah Madiun terus memperkuat kesiapan lulusan agar siap terjun ke dunia kerja melalui kolaborasi strategis dengan Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Madiun. Salah satu implementasinya adalah pelaksanaan praktik kebidanan bagi mahasiswa di lapangan.
Kerja sama antara UMMAD dan IBI Kabupaten Madiun telah berlangsung sejak Juli 2023 dan akan terus berlanjut hingga Juli 2028. Kolaborasi ini berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Kepala Prodi Kebidanan UMMAD, Nisa Ardhianingtyas, menjelaskan bahwa praktik kebidanan menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi mahasiswa.
“Mahasiswa semester 6 Prodi Kebidanan D3 UMMAD melaksanakan praktik kebidanan selama dua pekan, mulai 20 April hingga 3 Mei 2026 di wilayah kerja IBI Kabupaten Madiun,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa ditempatkan di empat Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) dan satu Klinik Pratama yang tersebar di Kabupaten Madiun. Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menangani pasien secara komprehensif.
Adapun sasaran utama kegiatan ini adalah untuk mendukung penyusunan Laporan Tugas Akhir (LTA). Setiap mahasiswa diwajibkan mencari satu pasien sebagai objek studi kasus, dengan ketentuan ibu hamil berusia kehamilan di atas 38 minggu.
Melalui praktik ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun laporan secara menyeluruh, mulai dari masa kehamilan, proses persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana (KB).
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melengkapi target kompetensi asuhan kebidanan yang belum terpenuhi selama masa perkuliahan.
Dengan adanya kolaborasi ini, UMMAD menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga bidan profesional yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga terampil dalam praktik di lapangan. (*)

