PALANGKA RAYA, MENARA62.COM – Forum Taman Bacaan Masyarakat Kalimantan Tengah (Forum TBM Kalteng) menggelar Talkshow ORASI (Obrolan Santai Literasi) bertajuk “Perempuan Penggerak Literasi” dengan tema “Kartini dan Literasi Perempuan Masa Kini”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan AIS Nasution No. 11, Palangka Raya, pada 24 April 2026, dan diikuti oleh 36 peserta dari pegiat komunitas literasi serta TBM se-Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah, Forum TBM Kalteng, Duta Baca, Balai Bahasa Kalimantan Tengah, serta komunitas literasi dan TBM se-Kalimantan Tengah sebagai upaya bersama dalam menguatkan budaya literasi di daerah.
Hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah C. Sari, Ketua Forum TBM Kota Palangka Raya, Riethma Ys., dan Ketua Huma Literasi Palangka Raya, Qanita Tajuddin.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang dilakukan secara daring, ORASI kali ini digelar secara luring. Kesempatan ini dimanfaatkan karena bertepatan dengan berkumpulnya para pegiat literasi dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah yang tengah mengikuti pembinaan komunitas penggerak literasi oleh Balai Bahasa Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Dalam sambutannya, Adiah C. Sari menegaskan komitmen pihaknya untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan komunitas literasi. Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi para pegiat dalam menggerakkan budaya baca.
“Langkah kecil para penggerak literasi akan memberi dampak besar bagi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Duta Baca Provinsi Kalimantan Tengah, Nur Hidayanti menyampaikan bahwa gerakan literasi perlu terus tumbuh dari lingkungan terdekat. Menurutnya, keluarga dan komunitas kecil menjadi titik awal lahirnya perubahan.
“Perempuan, anak muda, relawan literasi, hingga pegiat di pelosok desa merupakan cahaya perubahan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem literasi. Tanpa dukungan bersama antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, gerakan literasi dinilai sulit berkembang secara optimal.
Mewakili Forum TBM Kalimantan Tengah, Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan, Siswanto, menyebut kegiatan ini sebagai bukti nyata sinergi dalam menggerakkan literasi di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, semangat Kartini masa kini tercermin dari peran aktif perempuan dalam kegiatan literasi, tidak hanya di ranah keluarga, tetapi juga melalui aksi sosial di tengah masyarakat untuk menumbuhkan budaya baca dari akar rumput.
Ia turut mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan dan fasilitasi kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai wawasan, mulai dari peran strategis perempuan dalam literasi keluarga dan masyarakat, dukungan pemerintah dalam memperluas dampak gerakan literasi, hingga pentingnya literasi sebagai sarana pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kepercayaan diri perempuan. Selain itu, komunitas literasi dinilai berperan penting dalam menghadirkan ruang belajar yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
Kegiatan ORASI ini juga menjadi ruang berbagi inspirasi bagi para pegiat literasi perempuan. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai upaya memahami realitas sosial serta keberanian mengambil peran dalam perubahan.
Ikhtiar Forum TBM Kalteng
Forum TBM Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan kolaborasi, sinergi, dan konsolidasi gerakan literasi. Dengan melibatkan pemerintah, komunitas, dan masyarakat, gerakan literasi diharapkan tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semangat kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan gerakan literasi hingga menjangkau seluruh pelosok Kalimantan Tengah.(Bon)

