SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Gedung Induk Siti Walidah, Sabtu, (2/5). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, hingga unsur keamanan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi bersama bagi civitas academica UMS dalam memperkuat komitmen membangun pendidikan tinggi yang unggul, bermartabat, dan berkelanjutan. Seluruh peserta mengenakan pakaian resmi sesuai ketentuan universitas dan mengikuti rangkaian upacara sejak pukul 07.00 WIB.
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam amanatnya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan berkontribusi dalam dunia pendidikan.
“Pendidikan menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan amal usaha Muhammadiyah,” tandasnya.
Menurutnya, pesan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan tentang pentingnya untuk terus belajar relevan dengan tema Hardiknas 2026, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Harun menyampaikan bahwa pendidikan yang hebat dan kuat akan melahirkan masyarakat yang bermartabat. Karena itu, seluruh elemen di lingkungan UMS didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat yang terus meningkatkan kapasitas diri.
“Budaya belajar tidak hanya berlaku bagi dosen dan mahasiswa, tetapi juga tenaga kependidikan, petugas keamanan, dan seluruh unsur pendukung kampus,” ungkapnya.
Rektor UMS itu menilai semangat belajar sepanjang hayat menjadi fondasi penting dalam pengembangan institusi.
Dalam amanatnya, Harun juga menyoroti pentingnya keberlanjutan atau sustainability yang sejalan dengan Renstra UMS 2025–2029 bertema “Transformasi Progresif yang Berkelanjutan Memberi Arah Perubahan.”
Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan diwujudkan melalui inovasi, peningkatan pelayanan, serta penguatan kontribusi pendidikan Muhammadiyah kepada masyarakat luas.
“UMS terus berupaya menjaga kualitas layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” lanjutnya.
Selain itu, Harun mendorong para dosen untuk melanjutkan studi doktoral sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, riset dan publikasi ilmiah yang bermanfaat menjadi indikator penting kemajuan perguruan tinggi.
Rektor juga menegaskan bahwa pendidikan bermartabat merupakan pendidikan yang memanusiakan manusia. Nilai humanitas dan kebermanfaatan harus menjadi orientasi utama dalam setiap proses pendidikan di lingkungan UMS.
Menutup amanatnya, Harun mengajak seluruh sivitas akademika memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam menyukseskan agenda strategis universitas, termasuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan Indikator Kinerja Utama (IKU). Ia optimistis UMS mampu terus berkembang menjadi institusi yang kuat, unggul, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. (*)
