29.6 C
Jakarta

KOKAM Sukoharjo: Jaga Adab, Kritik Tetap Santun

Baca Juga:

SUKOHARJO, MENARA62.COM – Komandan KOKAM Daerah Sukoharjo Yusuf FaĆ­qudin, menyayangkan pernyataan kurang beradab Komandan Nasional KOKAM PP Muhammadiyah Elli Oschar atas kritik yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah ke-12 Dr. Amien Rais.

 

“Generasi muda yang hebat itu bukan yang paling keras suaranya, tapi yang paling santun lisannya ketika berbeda dengan yang lebih tua,” tegas Yusuf Fa’iqudin.

 

Menurut FaĆ­qudin, sebagai generasi muda, KOKAM harus memiliki rasa hormat terlebih dahulu kepada senior dalam melihat suatu kekurangan. Terlebih, kepada mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga memiliki jasa yang sangat besar terhadap arah bangsa dalam masa reformasi bangsa Indonesia.

 

“Karena dari langkah mereka-lah kita belajar belajar melangkah,” ujarnya.

 

Faiqudin juga mengajak seluruh anggota KOKAM dan PP Pemuda Muhammadiyah untuk menjunjung tinggi adab dan akhlak. Menurutnya, hilangnya adab akan membuat hilangnya berkah perjuangan.

 

“Perbedaan sikap adalah hal biasa, tetapi hilangnya adab adalah awal dari hilangnya keberkahan dalam perjuangan,” pungkasnya.

 

Seperti diketahui, Elli Oschar, Komandan Nasional KOKAM PP Pemuda Muhammadiyah, mengkritik pernyataan Amien Rais terkait kedekatan Seskab Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo.

 

Ia menilai pernyataan tersebut bukan bentuk kritik yang berbasis data, melainkan spekulasi tanpa bukti yang cenderung sensasional.

 

Menurut Elli, serangan terhadap isu pribadi menunjukkan lemahnya substansi argumen. Ia menyebut pola semacam ini kerap muncul ketika kritik tidak didukung dasar yang kuat, dengan mengalihkan perhatian ke aspek personal.

 

“Jangan sampai gelar sebagai ā€˜Tokoh Reformasi’ justru berganti menjadi ā€˜Tokoh Halusinasi’!ā€ ucapnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!