32.2 C
Jakarta

LLHPB Aisyiyah Jateng Tanam 1.000 Pohon di Jambore Dakwah Kemanusiaan

Baca Juga:

KARANGANYAR, MENARA62.COM — Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah turut menyemarakkan Jambore Dakwah Kemanusiaan dalam rangka Milad ke-109 Aisyiyah dan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Sabtu-Ahad (27-28/6/2026) di kawasan Wonder Park Tawangmangu, Karanganyar.

 

Dalam kegiatan tersebut, LLHPB PWA Jawa Tengah melakukan aksi peduli lingkungan melalui penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan Jumog Putri, Blumbang, Tawangmangu. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Aisyiyah dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.

 

Ketua LLHPB PWA Jawa Tengah, Lilik Tri P, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon menjadi salah satu bentuk dakwah nyata untuk menjaga lingkungan.

 

“Di jambore ini kita menanam pohon. Meskipun saat ini belum musimnya, insyaallah tanaman ini akan dirawat dengan baik oleh pemangku tempat di Jumog Putri, Blumbang, Tawangmangu,” ujar Lilik.

 

Ia menjelaskan, lokasi penanaman dipilih karena memiliki sumber air yang cukup sehingga diharapkan bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik. LLHPB PWA Jawa Tengah juga akan melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman tersebut.

 

“Kita nanti juga akan mengadakan kegiatan monitoring terhadap tumbuh dan tidaknya tanaman itu. Insyaallah dengan tanaman ini kita akan melestarikan dan menjaga alam dengan baik agar kita juga dijaga oleh alam,” tambahnya.

 

Sebanyak 1.000 bibit pohon yang ditanam merupakan hasil kerja sama LLHPB PWA Jawa Tengah dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Jumantono. Bibit tersebut merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung penghijauan dan pelestarian lingkungan.

 

Lilik mengatakan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari gerakan LLHPB Aisyiyah Jawa Tengah untuk membantu mengatasi dampak perubahan iklim.

 

“Kita bermitra dengan pemerintah untuk menanam di berbagai daerah. Beberapa bulan lalu, Februari kemarin, kita juga menanam pohon. Kalau dikalkulasi dalam satu tahun di Jawa Tengah, paling tidak sekitar 5.000 pohon sudah kita tanam,” jelasnya.

 

Menurutnya, gerakan penghijauan tersebut diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

 

“Ini untuk adaptasi perubahan iklim atau climate change. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk semesta,” pungkas Lilik.

 

Jambore Dakwah Kemanusiaan Milad ke-109 Aisyiyah dan Harganas menjadi momentum memperkuat peran kader Aisyiyah dalam berbagai bidang, termasuk dakwah kemanusiaan, ketahanan keluarga, serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!