PURWOREJO, MENARA62.COM — Suasana hangat penuh ukhuwah mewarnai kegiatan Silaturahmi dan Outbound Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Purworejo yang dirangkaikan dengan pelepasan calon jamaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Al-Mukhlisin Purworejo di Heroes Park, pekan lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan guru Muhammadiyah se-Kabupaten Purworejo bersama calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Acara mengusung tema “Bahagia Bersama, Eratkan Ukhuwah Guru Muhammadiyah se-Kabupaten Purworejo”.
Tema itu menjadi simbol pentingnya memperkuat solidaritas antarguru Muhammadiyah sekaligus meneguhkan komitmen dakwah melalui dunia pendidikan.
Sejumlah tokoh Muhammadiyah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo, Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal, serta Ketua KBIHU Muhammadiyah Al-Mukhlisin Purworejo.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, Mars Forum Guru Muhammadiyah, dan Mars Purworejo. Suasana berlangsung khidmat namun tetap akrab dan penuh kebersamaan.
Ketua FGM Purworejo, Wisnu Anggoro, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah dan menyatukan visi pendidikan Muhammadiyah.
“Silaturahmi ini menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarguru Muhammadiyah sekaligus menyatukan langkah dalam memajukan pendidikan yang berkemajuan,” ujarnya.
Wisnu juga menyampaikan doa kepada seluruh calon jamaah haji agar diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kami mendoakan seluruh jamaah haji diberikan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KBIHU Muhammadiyah Al-Mukhlisin Purworejo, Dandung Danadi, mengungkapkan jumlah calon jamaah haji tahun ini mencapai 84 orang dan dijadwalkan berangkat pada 18 Mei 2026.
Menurutnya, seluruh jamaah telah mengikuti berbagai persiapan dan bimbingan manasik guna memastikan kesiapan fisik maupun spiritual.
“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke Indonesia dengan selamat,” katanya.
Ketua Rombongan Jamaah Haji, Kurbiyanto, juga menyampaikan pamitan sekaligus memohon doa restu kepada seluruh peserta yang hadir.
Ia menilai ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kami memohon doa restu agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kemampuan menjalankan seluruh ibadah dengan baik,” tuturnya.
Ketua PDM Purworejo, Pujiono, yang memimpin prosesi pelepasan jamaah haji, menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam setiap amal dan pengabdian.
Ia memberikan apresiasi kepada para guru Muhammadiyah yang terus berjuang di dunia pendidikan sebagai bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
“Guru Muhammadiyah memiliki semangat pengabdian yang luar biasa. Pendidikan adalah bagian penting dari dakwah Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Usai rangkaian acara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi outbound yang dipandu Tri Yulianto. Berbagai permainan kebersamaan dan aktivitas kelompok digelar untuk memperkuat kekompakan dan membangun semangat kolektif para guru Muhammadiyah.
Suasana semakin meriah saat peserta mengikuti sesi tukar kado silang yang berlangsung penuh canda dan kehangatan. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama dan makan bersama sebagai simbol persaudaraan antarpeserta.
Melalui kegiatan tersebut, FGM Purworejo berharap semangat solidaritas dan ukhuwah di kalangan guru Muhammadiyah semakin kuat. Selain sebagai pendidik, guru Muhammadiyah juga diharapkan terus menjadi agen perubahan dan pelopor dakwah Islam berkemajuan di tengah masyarakat. (AMM)
