DENPASAR, MENARA62.COM. Suasana penuh kehangatan dan semangat persyarikatan mewarnai pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Silaturrahim Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali yang digelar pada Sabtu-Minggu, 9–10 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat peran cabang, ranting dan masjid sebagai akar rumput Muhammadiyah di Bali.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan penampilan pra acara yang menghadirkan pertunjukan Tapak Suci serta penampilan lagu Jempiring Putih yang dibawakan dengan iringan biola oleh Keisha Almira Saffa dan Raden Roro Azahra Yunita Dewi. Penampilan tersebut menambah semarak suasana dan menggambarkan harmonisasi budaya serta semangat dakwah Muhammadiyah di Bali.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan diawali tilawah Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, kemudian dilanjutkan laporan ketua panitia serta sambutan dari Ketua PWM-LPCRPM, Ketua PWM Bali, Ketua LPCRPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah hingga sambutan dari Gubernur Bali atau yang mewakili. Kehadiran berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah ini menjadi simbol kuatnya sinergi dalam membangun gerakan dakwah yang berkemajuan hingga ke tingkat cabang dan ranting.
Dalam sambutannya, para pimpinan Muhammadiyah menekankan pentingnya memperkuat akar rumput Muhammadiyah melalui penguatan cabang, ranting dan pembinaan masjid. Sebab, keberadaan cabang dan ranting merupakan ujung tombak dakwah Persyarikatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Melalui Rakorwil ini diharapkan lahir berbagai langkah strategis dan kolaboratif guna memperkuat pelayanan umat dan dakwah Muhammadiyah di Bali.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Studium Generale oleh Rektor UBIM yang memberikan wawasan dan motivasi kepada seluruh peserta terkait tantangan dan penguatan organisasi di era modern. Setelah itu peserta mengikuti berbagai sesi materi yang membahas pencapaian program prioritas LPCRPM, resosialisasi program digital Muhammadiyah seperti Simasmuh, Sicara, dan NotulenMu, hingga rencana tindak lanjut pengembangan program SalamMu.
Tak hanya menjadi forum koordinasi, Rakorwil ini juga menjadi ruang silaturahmi antar kader dan penggerak Muhammadiyah dari berbagai daerah di Bali. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menunjukkan bahwa Muhammadiyah terus bergerak membangun kekuatan jamaah dari tingkat paling dasar, yakni cabang, ranting dan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Melalui Rakorwil LPCRPM Bali 2026 ini, Muhammadiyah Bali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gerakan dakwah yang membumi, mempererat persaudaraan, serta memperkuat pelayanan umat demi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
RAKORWIL LPCRPM Bali ! Menjalin Silaturahmi Akar Rumput Muhammadiyah
- Advertisement -


