SOLO, MENARA62.COM — Semangat pelestarian lingkungan digaungkan oleh Pemuda Muhammadiyah Surakarta melalui kegiatan “Kado Hijau” berupa aksi penanaman pohon di bantaran Sungai Bengawan Solo, Kampung Sewu, Kota Surakarta, Kamis (14/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad Pemuda Muhammadiyah sekaligus upaya menciptakan ruang hijau yang nyaman bagi masyarakat.
Aksi penghijauan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Ketua PDM Kota Surakarta Joko Riyanto, Ketua PDA Surakarta Mahasri Shobahiya, Lurah Sewu Mei Andrianto, Ketua SIBAT Sewu Budi, hingga mahasiswa asing asal Italia Bartolomeo.
Sebanyak 94 pohon buah ditanam di kawasan bantaran sungai sebagai simbol usia Pemuda Muhammadiyah. Penanaman pohon itu diharapkan mampu memperkuat ekosistem hijau sekaligus mempercantik kawasan tepian Bengawan Solo.
Lurah Sewu, Mei Andrianto, menyampaikan apresiasinya kepada Pemuda Muhammadiyah Surakarta dan seluruh unsur Muhammadiyah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi penghijauan ini menjadi langkah positif dalam mendukung penataan bantaran sungai.
“Kami mewakili Pemerintah Kelurahan Sewu sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan penanaman pohon yang diselenggarakan oleh Pemuda Muhammadiyah dalam rangka Milad Pemuda Muhammadiyah. Kami harapkan kegiatan ini bisa berkesinambungan dan kerja sama yang baik ini bisa berkelanjutan terhadap penataan bantaran sungai,” ujarnya.
Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi kepemudaan dalam menjaga lingkungan hidup di kawasan Bengawan Solo.
Sementara itu, Ketua Sibat Sewu, Budi, menilai penanaman pohon tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberi manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.
“Saya merasa sangat berterima kasih kepada Pemuda Muhammadiyah Surakarta dan semua unsur Muhammadiyah yang telah melakukan aksi penanaman pohon. Sebanyak 94 pohon buah ditanam di bantaran Sungai Bengawan Solo. Insyaallah akan menjadi peneduh, sedekah oksigen, dan sedekah buah untuk anak-anak yang tinggal di daerah Kampung Sewu,” kata Astrid.
Menurutnya, kawasan hijau di bantaran sungai juga berpotensi menjadi ruang publik yang nyaman dan ramah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari mahasiswa asal Italia, Bartolomeo, yang hadir langsung mengikuti aksi penanaman pohon. Ia mengaku terkesan dengan semangat gotong royong masyarakat dan upaya menghidupkan kembali kawasan tepian Bengawan Solo.
“Saya pikir ini adalah tempat yang indah untuk menghidupkan kembali dan menghubungkan komunitas Sewu dengan Sungai Bengawan Solo. Saya merasa sangat terhormat bisa berada di sini dan melihat pertumbuhan area hijau ini secara langsung,” ungkapnya.
Melalui program “Kado Hijau”, Pemuda Muhammadiyah Surakarta berharap gerakan penghijauan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan ruang publik di perkotaan. (*)

