SOLO, MENARA62.COM – Tanwir Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan 39 Calon Tetap Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) Periode 2026–2030 melalui mekanisme e-voting dalam Sidang Pleno III yang digelar di Ballroom Hotel Dwangsa Lorin Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (6/8/2026) malam.
Penetapan tersebut menjadi tahapan penting menjelang Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, yang akan memilih 13 anggota Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah untuk periode 2026–2030.
Ketua Panitia Pemilihan (Panlih), Ni’matul Azizah, mengumumkan hasil penghitungan suara pada pukul 23.05 WIB. Sebanyak 39 nama terpilih dari total 68 calon sementara setelah melalui proses pemungutan suara secara elektronik yang melibatkan peserta Tanwir dari berbagai daerah.
Berdasarkan data panitia, dari 215 peserta yang terdaftar, sebanyak 210 peserta hadir dan menggunakan hak pilihnya. Proses e-voting menghasilkan 8.190 suara yang masuk. Sementara itu, lima peserta tidak mengikuti pemungutan suara dengan rincian satu orang sakit, dua orang berhalangan hadir, dan dua lainnya tanpa keterangan.
Sebelum memasuki Sidang Pleno III, rangkaian Tanwir diawali dengan Sidang Pleno I yang mengesahkan tata tertib persidangan. Selanjutnya, Sidang Pleno II membahas serta menyepakati materi Muktamar dan mekanisme pemilihan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah.
Panitia menjelaskan, 39 nama yang telah ditetapkan akan dibawa ke forum Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah pada Jumat (7/8/2026). Dalam forum tersebut, peserta Muktamar akan memilih 13 anggota PP Nasyiatul Aisyiyah yang selanjutnya bermusyawarah untuk menentukan Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026–2030.
Adapun 39 calon tetap yang lolos ke tahap Muktamar meliputi Unaimah Sanaya, Sumarni Susilawati, Hanum Hanifa Sukma, Lufki Laila Nur Hidayati, Fatihah Nur, Oom Komariah, Monica Subastia, Nelis Nazziatus Sadiah Qosyasih, Mutmainnah, Fatmawati, Nabilah Amalia, Uswatun Hasanah, Annisa Nur Fitriana, Hanif Mu’allifah, Dwi Astuti, Ainasofi Nastiti, Syahdara Anisa Makruf, Desi Ratna Sari, Intarti, Anita Kusumawati, Tsani Itsna Ariyanti, Dwi Setyowati, Isnatul Chasanah, Yuyun Afinda, Ella Yussy Dwi Astuti, Rini Marlina, Hadiatul Hikmah, Tati, Lia Karisma Saraswati, Rifqi Alifa, Uswatun Hasanah, Ismi Istiqomah, Maharina Novia Zahro, Arifah Cahyo Andini Suparmun, Fadhilatul Hasanah, Nawangsih, Rafika Rahmawati, Lesti Kaslati Siregar, dan Muntazimah.
Pemanfaatan sistem e-voting dalam Tanwir dinilai memperkuat transparansi, akurasi, dan efisiensi proses pemilihan. Mekanisme ini juga menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola organisasi sekaligus memastikan proses demokrasi internal berjalan secara terbuka, akuntabel, dan partisipatif.
Hasil pemilihan pada Muktamar ke-15 akan menentukan susunan kepemimpinan baru PP Nasyiatul Aisyiyah yang akan mengemban amanah organisasi untuk periode 2026–2030. (*)
