SOLO, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id resmi mengoperasikan 58mart, gerai kebutuhan sehari-hari yang menjadi salah satu amal usaha kampus. Gerai tersebut diresmikan bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Mengusung tagline “Hemat, Ramah, dan Berkah”, 58mart hadir untuk menyediakan berbagai perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat dengan konsep belanja yang nyaman.
58mart berlokasi di Jalan Duwet Raya No. 3, Mendungan, Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Gerai berdiri di atas lahan sekitar 400 meter persegi dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.
Fasilitas tersebut antara lain troli, keranjang belanja, coffee corner, toilet, lahan parkir gratis, serta ruangan yang sejuk dan nyaman bagi konsumen.
Ketua Badan Pengembangan Usaha dan Investasi (BPUI) UMS Prof. Dr. Bambang Sumardjoko, M.Pd., mengatakan 58mart merupakan hasil kolaborasi UMS dengan PT Daya Surya Sejahtera Surya Mart Ponorogo.
Dalam tahap persiapan, sebanyak 10 karyawan pemula mendapatkan pelatihan dan menjalani program magang selama satu bulan di Ponorogo. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.
Nama 58mart Terinspirasi Tahun Berdirinya UMS
Bambang menjelaskan, nama 58mart diambil dari tahun kelahiran UMS, yakni 1958. Sementara tagline “Hemat, Ramah, dan Berkah” menjadi nilai yang diharapkan menjadi landasan dalam pelayanan.
Menurutnya, konsep tersebut diharapkan membuat masyarakat merasa nyaman dan senang ketika berbelanja di 58mart. Kualitas produk dan pelayanan juga menjadi perhatian utama.
“Insyaallah dengan filosofi, slogan, dan tagline seperti itu, harapannya orang yang belanja di sini merasa nyaman, kemudian senang. Barangnya kualitasnya bagus, dilayani secara baik, dan kita berharap semuanya ini membawa keberkahan,” tutur Bambang.
Keberkahan tersebut, lanjut dia, tidak hanya ditujukan bagi pengelola, tetapi juga masyarakat secara lebih luas.
Bambang menegaskan, pendirian 58mart telah melalui perhitungan bisnis yang matang. Pengembangan usaha tersebut diharapkan dapat berjalan secara sehat sekaligus memberikan manfaat bagi UMS dan masyarakat.
“Sudah kita hitung dengan cermat. Insya Allah apa yang kita lakukan harapannya menguntungkan,” katanya.
UMS Siapkan Pengembangan Usaha Baru
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., berharap kehadiran 58mart menjadi langkah awal pengembangan lahan UMS untuk berbagai bidang usaha.
Dalam waktu dekat, lahan tersebut diharapkan dapat dikembangkan untuk usaha lain, seperti toko kue dan kafetaria.
Harun menilai tagline “Hemat, Ramah, dan Berkah” juga menjadi bagian dari wujud kesyukuran UMS. Nilai tersebut selaras dengan tema Milad UMS, “Sinergi dan Transformasi Progresif Berdampak dan Berkelanjutan Profetik.”
“Dan atas nama universitas, menyampaikan kepada semua pihak yang telah membantu ini supaya ini bangunannya berkontribusi, berdampak. Monggo mari kita kelola bersama-sama,” kata Harun.
Menurutnya, pengelolaan 58mart membutuhkan sinergi berbagai pihak agar keberadaan usaha tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang lebih luas.
Hasil Usaha untuk Bantu Korban Musibah
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS Drs. Marpuji Ali, M.Si., mengatakan pengembangan bidang ekonomi melalui 58mart diharapkan mendapat dukungan positif dari berbagai pihak.
Menurut Marpuji, pengembangan usaha tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dakwah Islam melalui semangat amar makruf nahi mungkar serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil yang diperoleh dari kegiatan awal 58mart akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah, khususnya warga Muhammadiyah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya.
“Mudah-mudahan dengan amal yang sangat dicintai Allah ini, Allah nanti akan memberkahi kita semuanya, memberkahi UMS, memberkahi semuanya yang nanti ikut memajukan 58mart ini dalam rangka untuk kepentingan dakwah Islam amar makruf nahi mungkar,” harapnya.
Dengan beroperasinya 58mart, UMS tidak hanya memperluas unit usaha kampus, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan ekonomi yang terintegrasi dengan nilai pelayanan, kebermanfaatan sosial, dan dakwah. Gerai tersebut diharapkan menjadi embrio pengembangan berbagai usaha baru di lingkungan UMS yang berdampak dan berkelanjutan. (*)
