SOLO, MENARA62.COM — Masjid An Nuur Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Solo, menggelar Pengajian Ahad Pagi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Ahad (16/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid An Nuur, Jalan Biak Gang II Nomor 15, tersebut berlangsung khidmat dan dimeriahkan penampilan Hadroh TPQ Al Amin Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kepatihan Wetan.
Pengajian Ahad ketiga itu menghadirkan mubalig Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko. Dalam ceramahnya, guru PAI SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta tersebut mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya memperkuat spiritualitas melalui doa. Jamaah diajak membiasakan doa sapu jagat sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 201.
“Mari kita selalu berdoa sapu jagat, Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan berikan pula kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka,” ungkap Jatmiko.
Jaga Akhlak dan Hindari Pemborosan
Selain penguatan spiritual, jamaah diajak menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu antara lain diwujudkan dengan menjaga kebersihan serta menghindari pemborosan listrik, air, dan pangan.
Momentum Maulid Nabi sekaligus dikaitkan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Jamaah diajak meningkatkan rasa syukur atas kemerdekaan tanpa melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Jatmiko juga mengingatkan pentingnya memanjatkan doa untuk memohon ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesehatan.
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, jamaah juga diperkuat untuk menjaga salat tepat waktu dan membiasakan membaca Al-Qur’an sekaligus memahami maknanya.
Menurut Jatmiko, salat memiliki posisi penting dalam kehidupan seorang Muslim karena menjadi amal pertama yang dihisab pada hari kiamat.
“Jika salatnya baik, amal lain ikut baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan jamaah mengenai keutamaan membaca Al-Qur’an. Membaca kitab suci tersebut, kata dia, menjadi salah satu bentuk kecintaan kepada teladan umat Islam, Nabi Muhammad SAW.
Mengutip hadis riwayat Muslim, ia menyampaikan bahwa Al-Qur’an akan datang memberikan syafaat bagi para pembacanya pada hari kiamat.
“Bacalah Al-Quran, karena sesungguhnya Al-Quran akan datang memberi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat,” pungkasnya.
Pengajian Ahad Pagi tersebut menjadi momentum bagi jamaah Masjid An Nuur Kepatihan Wetan untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menerjemahkan keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari melalui ibadah, akhlak, kepedulian, dan rasa syukur. (*)

