27.4 C
Jakarta

PSM Voca Al Kindi UMS Sabet Dua Gold Medal di Malaysia

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Voca Al Kindi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ kembali mengharumkan nama kampus di panggung internasional. Voca Al Kindi berhasil meraih dua Gold Medal dalam ajang Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) International Choral Festival di Malaysia.

 

Prestasi tersebut diraih setelah Voca Al Kindi tampil dalam dua kategori berbeda pada 20 dan 21 Agustus 2026. Pada 20 Agustus, mereka berkompetisi di Mixed Youth Category, sedangkan sehari berikutnya tampil dalam Folk and Indigenous Music Category.

 

Dosen Pembimbing PSM Voca Al Kindi UMS, Nurhidayat, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap prestasi internasional itu menjadi pemacu semangat anggota untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

 

“Kalian harus lebih giat lagi karena Al Kindi sudah sejauh ini, sudah membawa nama Al Kindi di panggung internasional sampai ke Malaysia,” ujar Nurhidayat, Kamis (27/8/2026).

 

Debut Internasional Langsung Raih Dua Emas

 

Ketua Umum PSM Voca Al Kindi UMS, Gilang Ramadhan, menyebut keikutsertaan dalam MCE menjadi catatan bersejarah bagi kelompok paduan suara tersebut.

 

Pasalnya, kompetisi di Malaysia merupakan penampilan internasional pertama Voca Al Kindi di luar negeri. Sebelumnya, Voca Al Kindi telah mengikuti sejumlah kompetisi internasional yang digelar di Indonesia.

 

“Tahun ini merupakan tahun yang bersejarah bagi kami, karena kali pertama PSM Voca Al Kindi melaju ke panggung internasional di luar negeri,” kata Gilang.

 

Pada Mixed Youth Category, Voca Al Kindi membawakan dua lagu, yakni Sahut Namaku dan Double, Double Toil and Trouble.

 

Sementara dalam Folk and Indigenous Music Category, Voca Al Kindi membawakan Mana Lolo Banda dan Yamko Rambe Yamko.

 

Penampilan tersebut mengantarkan Voca Al Kindi meraih Gold Medal di kedua kategori yang diikuti.

 

Kontingen Voca Al Kindi terdiri atas 42 orang, meliputi 40 penyanyi, satu pelatih sekaligus konduktor, serta satu pembina. Dari 40 penyanyi tersebut, terdapat 14 sopran, sembilan alto, tujuh tenor, dan 10 bass.

 

Bersaing dengan 200 Tim dari Berbagai Negara

 

Persaingan di MCE International Choral Festival terbilang ketat. Ajang tersebut diikuti sekitar 200 tim paduan suara dari berbagai negara di Asia dan Eropa.

 

Selain meraih dua Gold Medal, Voca Al Kindi juga memperoleh apresiasi dan rekomendasi dari juri dalam sesi meet the jury. Catatan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi tim untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi di kompetisi berikutnya.

 

Gilang mengatakan, pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Persiapan telah dilakukan sejak awal periode kepengurusan, mulai dari pembahasan keikutsertaan, registrasi, hingga pembentukan tim.

 

Latihan intensif kemudian dilakukan selama sekitar enam bulan. Para anggota berlatih rutin Senin hingga Jumat, pukul 18.00–22.00 WIB. Latihan tambahan juga dilakukan pada Sabtu dan beberapa kali pada Minggu pagi hingga sore.

 

Hadapi Tantangan Dana dan Pendampingan

 

Keikutsertaan dalam kompetisi internasional juga menghadirkan tantangan pendanaan. Untuk memenuhi kebutuhan keberangkatan dan kompetisi, Voca Al Kindi melakukan berbagai upaya, mulai dari mencari sponsor, penggalangan dana, hingga kegiatan dana usaha.

 

“Banyak usaha yang dilakukan seperti sponsor, galang dana, danusan, ataupun bentuk lainnya,” jelas Gilang.

 

Selama berada di Malaysia, kontingen juga mendapatkan dukungan dari pembina. Pendampingan tersebut menjadi penting karena Voca Al Kindi berangkat tanpa tim official khusus.

 

Menurut Gilang, kehadiran pembina membantu kontingen menghadapi berbagai kebutuhan selama rangkaian kompetisi berlangsung.

 

Dua Gold Medal Jadi Awal Tantangan Baru

 

Gilang menegaskan, dua Gold Medal tersebut bukan menjadi akhir perjalanan Voca Al Kindi. Sebaliknya, prestasi itu diharapkan menjadi pijakan untuk membuka peluang lebih besar di tingkat internasional.

 

“Mimpi Al Kindi sudah terwujud, tapi tidak cukup sampai di sini saja. Harapannya, dua gold medal di kompetisi internasional kali ini yang ada di luar negeri bisa terus memotivasi Al Kindi untuk terus melangkah lebih jauh lagi,” tuturnya.

 

MCE juga menjadi pengalaman berharga bagi Voca Al Kindi untuk bertemu dan berkompetisi dengan kelompok paduan suara dari berbagai negara. Peserta di antaranya berasal dari Malaysia, Indonesia, China, Thailand, Singapura, Filipina, Rusia, Kosovo, dan Hong Kong.

 

“Tahun ini menjadi tonggak Al Kindi untuk bisa membuka lembaran baru lagi ke proses yang lebih besar, lebih megah, dan lebih menantang karena bertemu dengan paduan suara hebat dari negara-negara lain,” pungkas Gilang. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!