TULANG BAWANG BARAT, MENARA62.COM– Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan Beasiswa Mentari senilai Rp217.485.000 kepada 113 siswa SMK Muhammadiyah Tumijajar.
Penyaluran beasiswa yang dilakukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tubaba melalui Lazismu tersebut berlangsung di lingkungan SMK Muhammadiyah Tumijajar, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan dihadiri jajaran PDM Tubaba, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tumijajar, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen) PDM Tubaba, Komite Sekolah, serta orang tua dan wali siswa penerima beasiswa.
Dari total bantuan Rp217,485 juta tersebut, Rp102.200.000 dialokasikan untuk beasiswa siswa kategori fakir, miskin, serta anak yatim dan piatu. Bantuan pada kategori ini diberikan kepada sembilan siswa.
Selain itu, Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an mendapatkan alokasi Rp18.550.000 untuk tujuh siswa. Sisa bantuan disalurkan melalui kategori beasiswa prestasi dan beasiswa dalam rangka momentum Milad Muhammadiyah.
Ketua PDM Tubaba, H. Susilo Aris Nugroho, mengatakan Beasiswa Mentari merupakan salah satu ikhtiar Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di daerah.
“Kami ingin memberikan motivasi dan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak kami untuk terus belajar. Kerja sama dengan Lazismu dan pihak sekolah ini adalah bentuk hadirnya persyarikatan di tengah masyarakat,” ujar Susilo.
Menurut dia, dukungan pendidikan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga. Dengan demikian, persoalan ekonomi tidak menjadi alasan bagi anak-anak untuk berhenti mengenyam pendidikan.
Beasiswa Jadi Motivasi Siswa
Kepala SMK Muhammadiyah Tumijajar, Sucipto, menyampaikan apresiasi atas perhatian PDM dan Lazismu Tubaba kepada para siswa.
Ia menilai beasiswa tidak hanya membantu meringankan biaya pendidikan yang ditanggung orang tua, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi.
“Kami sangat bersyukur beasiswa ini dapat diberikan kepada siswa dan siswi SMK Muhammadiyah Tumijajar. Melalui Lazismu Tubaba, semoga beasiswa dapat membantu dan tentu sangat berarti bagi siswa dan keluarga,” kata Sucipto.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mendorong siswa terus belajar dan meraih prestasi terbaik.
Sementara itu, Ketua Lazismu Tubaba, Bambang Wiyono, menegaskan bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan infak dan sedekahnya melalui Lazismu.
“Dana yang kami salurkan ini adalah amanah. Karena itu, kami berharap para penerima dapat memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mendukung pendidikan dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Bambang berharap Beasiswa Mentari tidak berhenti sebagai bantuan finansial. Program tersebut juga diharapkan menjadi pemantik semangat siswa untuk meningkatkan prestasi akademik, memperkuat karakter, serta menjaga dan mengembangkan hafalan Al-Qur’an bagi penerima Beasiswa Tahfidz.
Penyaluran Beasiswa Mentari menjadi bagian dari sinergi PDM Tubaba, Lazismu, dan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan.
Melalui kolaborasi tersebut, Muhammadiyah Tubaba mendorong lahirnya generasi muda yang berilmu, berkarakter, berprestasi, sekaligus memiliki kepedulian terhadap masyarakat. (*)

