PENA 8.0 UMS Diikuti 30 Kampus, Adu Inovasi Bisnis dan Esai

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Sebanyak 30 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Pekan Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa (PENA) 8.0 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Ajang yang digelar UKM Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) UMS ini mempertemukan mahasiswa dalam kompetisi Business Plan Competition (BPC) dan esai untuk mendorong lahirnya inovasi serta gagasan berkelanjutan.

 

Berlangsung pada 16–18 Oktober 2026, PENA 8.0 mengusung tema “Youth-Driven Sustainability: Kontribusi Mahasiswa dalam Mewujudkan Inovasi Berkelanjutan dan Kewirausahaan melalui Asta Cita Berbasis SDGs”. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan seminar nasional sebagai ruang pengembangan wawasan dan penalaran mahasiswa.

 

Ketua Pelaksana PENA 8.0, Wendy Yossamodra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan ide dan gagasan kreatif yang memiliki manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

 

Menurutnya, keberanian mahasiswa dalam menyampaikan gagasan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran dan patut diapresiasi, terlepas dari hasil akhir kompetisi.

 

“Melalui kegiatan ini, kita berharap mahasiswa tidak hanya mampu menuangkan ide, tetapi juga menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi sekitarnya. Terlepas dari apa pun hasil yang diperoleh, keberanian untuk menuangkan gagasan di PENA ini patut diapresiasi,” ungkapnya, Jumat (30/10/2026).

 

Ketua Umum UKM PRISMA UMS, Muhammad Daffa Luthfi Bahtiar, menegaskan PENA 8.0 bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun keberanian berprestasi sekaligus mengembangkan kontribusi nyata bagi bangsa.

 

Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial yang mampu menyampaikan aspirasi dan menawarkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui gagasan yang mendukung Asta Cita dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

 

“Melalui kompetisi BPC dan Esai, mahasiswa diharapkan tidak hanya menghasilkan gagasan, tetapi juga mampu mengembangkannya menjadi langkah konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan Indonesia,” katanya.

 

Diikuti 100 Karya dari 30 Perguruan Tinggi

 

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah karya yang masuk dalam dua cabang kompetisi. Business Plan Competition mencatat delapan karya, sedangkan kompetisi esai diikuti 92 karya dari 30 perguruan tinggi.

 

Dari keseluruhan peserta, sebanyak tujuh tim BPC dan delapan tim esai berhasil melaju ke babak final.

 

Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang D3, D4, dan S1 dari perguruan tinggi seluruh Indonesia, baik secara individu maupun kelompok dengan maksimal dua orang anggota.

 

Dalam Business Plan Competition, peserta ditantang mengembangkan rencana bisnis berdasarkan empat subtema, yakni teknologi dan manufaktur, industri kreatif dan kuliner, jasa layanan, serta lingkungan berkelanjutan.

 

Sementara itu, kompetisi esai menghadirkan lima pilihan subtema, meliputi kesehatan, pendidikan, energi dan pembangunan berkelanjutan, teknologi dan digitalisasi, serta sosial dan budaya.

 

Pada babak final, peserta mempresentasikan rencana bisnis dan gagasan esai di hadapan dewan juri. Mereka juga mengikuti sesi tanya jawab untuk menjelaskan sekaligus mempertahankan gagasan yang diajukan.

 

Penilaian Business Plan Competition dilakukan oleh Wakil Dekan I Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS, Dr. Aflit Nuryulia P., S.Sos., S.E., M.M., CMA, serta dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Resmi Diwatie, S.E., M.E.

 

Adapun dewan juri kompetisi esai terdiri atas dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNS, Dr. Laila Fitri Nur Hidayah, S.Pd., M.Pd., dan dosen Pendidikan Teknik Informatika UMS, Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc.ITE.

 

Mahasiswa UMS Raih Juara Harapan Esai

 

Persaingan antarpeserta menghasilkan sejumlah pemenang dari berbagai perguruan tinggi. Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil mendominasi Business Plan Competition dengan meraih juara pertama dan ketiga.

 

Berikut daftar lengkap pemenang PENA 8.0 UMS 2026:

 

Business Plan Competition (BPC)

 

* Juara 1: Agil Arian Azzra dan Arivianto Al-Ghifari Hidayat (Universitas Sebelas Maret).

* Juara 2: Revan Dany Hermawan dan Lazar Abdillah Asyafiqi (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).

* Juara 3: Ardina Rizki Ikawati dan Nafissa Kayla Alima Shamim (Universitas Sebelas Maret).

* Juara Harapan 1: Dense Ai Kartina dan Ahmad Miqdad Alayadrus (Telkom University Bandung).

* Juara Harapan 2: Nurmayazid Arianos dan Muhammad Azka Aviasubrata (Telkom University Surabaya).

 

Kompetisi Esai

 

* Juara 1: Deswita Chainur dan Fika Aulia Putri (Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur).

* Juara 2: Kaka Hadynatan Sugianto (Universitas Brawijaya).

* Juara 3: Rizky Ahmad Qusyairy dan Muhammad Yazid Abdulloh Al Adzan (Universitas Negeri Malang).

* Juara Harapan 1: Ferdy dan Lionel Azarya Londongbassi (Politeknik Sinar Mas Berau Coal).

* Juara Harapan 2: Muhammad Rama Pratama (Universitas Muhammadiyah Surakarta).

 

Selain kompetisi, panitia juga mengajak para finalis mengikuti field trip ke Ngarsopuro Night Market. Agenda tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal suasana Kota Solo sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

 

Melalui PENA 8.0, UKM PRISMA UMS berharap lahir lebih banyak mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam penalaran dan kreativitas, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi menjadi solusi konkret bagi masyarakat.

 

Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun ekosistem kewirausahaan dan inovasi berkelanjutan untuk mendukung pembangunan Indonesia. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!