SOLO, MENARA62.COM – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surakarta terus mendorong kadernya beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA), organisasi perempuan Muhammadiyah ini menggelar Pelatihan Literasi Digital Lanjutan yang diikuti sekitar 60 peserta, Sabtu (17/10/2026).
Peserta berasal dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se-Kota Surakarta, majelis, dan lembaga di lingkungan PDA Kota Surakarta. Pelatihan tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan kader dalam memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta mengembangkan konten digital untuk mendukung dakwah dan pengelolaan organisasi.
Sekretaris PDA Kota Surakarta, Dra. Elly Elliyun, mengatakan tantangan dakwah ke depan semakin besar dan kompleks. Karena itu, kader ‘Aisyiyah perlu terus belajar serta menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu meningkatkan efektivitas kerja dakwah dan organisasi apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.
Elly juga menegaskan bahwa peserta pelatihan memiliki tanggung jawab untuk menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada anggota di cabang dan ranting masing-masing.
“Yang hadir hari ini memiliki tanggung jawab untuk berbagi kembali. Ilmu yang diperoleh perlu diteruskan agar manfaatnya sampai ke cabang dan ranting,” pesannya.
Kader Dilatih Memanfaatkan AI untuk Dakwah
Pelatihan menghadirkan Ketua LPPA PDA Kota Surakarta, Dr. Ida Untari, S.K.M., M.Kes., yang juga dosen Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta. Ia menyampaikan materi mengenai penguatan literasi digital dan pemanfaatan AI untuk menunjang aktivitas organisasi.
Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada penggunaan AI untuk menyusun materi, membuat konten, mendukung publikasi, serta membantu pekerjaan administrasi organisasi.
Namun, pemanfaatan teknologi tersebut tidak cukup hanya berorientasi pada kecepatan dan kemudahan. Peserta juga diingatkan untuk memperhatikan etika, memeriksa validitas informasi, dan bertanggung jawab atas konten yang dihasilkan menggunakan AI.
Materi berikutnya disampaikan Aisyah Mutia Dawis, S.Kom., M.Kom., dari Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Ia membahas teknik pembuatan konten digital dan video untuk menunjang publikasi di media sosial.
Peserta dikenalkan pada penggunaan aplikasi CapCut, teknik pengolahan foto dan video, serta pemanfaatan AI untuk menghasilkan konten yang lebih menarik dan komunikatif.
Praktik Membuat Konten Digital
Pelatihan berlangsung interaktif dengan memadukan pemaparan materi dan praktik langsung. Para peserta berkesempatan mencoba berbagai aplikasi dan fitur digital yang diperkenalkan oleh pemateri.
Suasana kegiatan berlangsung antusias. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai teknologi, tetapi juga berlatih mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kegiatan dakwah, publikasi, administrasi, dan komunikasi organisasi.
Ida Untari menegaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LPPA PDA Kota Surakarta untuk meningkatkan kapasitas kader di tengah perubahan teknologi.
“Kita ingin kader ‘Aisyiyah tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi mampu memanfaatkannya secara produktif untuk dakwah, publikasi, administrasi, dan penguatan organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, LPPA PDA Kota Surakarta telah menyiapkan kegiatan lanjutan agar keterampilan digital kader terus berkembang dan dapat diterapkan secara nyata di tingkat cabang maupun ranting.
Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen LPPA PDA Kota Surakarta dalam membangun budaya belajar, berbagi pengetahuan, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui pelatihan literasi digital tersebut, ‘Aisyiyah Kota Surakarta berharap dapat melahirkan kader yang adaptif, kreatif, dan melek teknologi. Dengan demikian, pemanfaatan AI dan media digital diharapkan mampu memperluas jangkauan dakwah serta memperkuat organisasi dalam menghadirkan dakwah berkemajuan di ruang digital. (IU/*)


