32.4 C
Jakarta

Anggota MPR RI Cherish Harriette, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Langagon I, Bolaang Mongondow

Baca Juga:

Menara62.com – Anggota DPD/MPR RI Cherish Harriette Mengadakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Langagon I, kabupaten Bolaang mongondow, Sabtu (24/6/2023).

Hal ini dilakukannya untuk menyerap aspirasi berupa saran dan masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan Pancasila, Undang-Undang Dasar, penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta penerapan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebanyak 150 masyarakat dari unsur tokoh, pemudi dan pemuda Desa Langagon I, Kabupaten Bolaang Mongondow hadir dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh senator Cherish Harriette. Cherish menyampaikan, melalui kegiatan ini ia berharap masyarakat Indonesia utamanya para pemuda harus menekankan pembelajaran karakter untuk membangun bangsa Indonesia.

“Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan menjadi media untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Cherish.

Ia menambahkan sebagai bangsa yang besar dan berbudi luhur, rakyat Indonesia harus harus sama-sama saling menghargai perbedaan, senantiasa bermusyawarah, serta menghindari perpecahan akibat hoaks di media sosial.

“Salah satu ancaman bernegara saat ini adalah banyaknya hoaks di media sosial. Pemerintah perlu mengambil langkah untuk mengantisipasinya. Saya setuju dengan adanya gerakan literasi digital yang dibuat oleh pemerintah. Itu penting untuk mendidik masyarakat terkait dunia media sosial. Penegakan hukum harus berjalan secara baik. Tidak boleh ada yang istimewa dalam proses penegakan hukum agar masyarakat melihat bahwa kita harus tertib pada hukum,” tambah Senator termuda asal Sulawesi Utara ini.

Masukan dalam kegiatan ini di antaranya keteladanan adalah kunci untuk membangun sesuatu. Tanpa keteladanan pembelajaran karakter akan kehilangan ruh. Olehnya itu, pemimpin perlu untuk menjadi contoh atas berbagai nilai-nilai mulia yang ada dalam 4 pilar bangsa.

Kita harus sama-sama berusaha saling menghargai perbedaan, senantiasa bermusyawarah, menghargai keyakinan masing-masing, dan berbagai nilai-nilai positif lainnya. Dengan kebiasaan positif tersebut, yang juga sudah dicontoh oleh para pendiri bangsa, semoga kita bisa menjadi bangsa maju yang berkarakter

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!