25.6 C
Jakarta

Bantu Masyarakat pada Saat Pandemi, Dosen UMY Kembangkan Potensi Masyarakat

Must read

Tinjau Progres Pelabuhan Patimban, Menhub Dengar Aspirasi Nelayan Patimban

PATIMBANG, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendengar aspirasi para nelayan di sekitar proyek pelabuhan Patimban. Hal itu dilakukan Menhub saat meninjau progres...

Kemenhub Bersama Dekranas Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pengerajin di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT, NTT, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para pengrajin Kecil dan Mikro di Labuan...

Presiden: PKN 2020 Bukti Budayawan dan Seniman Tidak Tunduk Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Setelah hadir untuk pertama kalinya di tahun 2019, tahun ini Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) kembali digelar mulai hari Sabtu, 31 Oktober...

Gandeng Tokopedia, Kemendikbud Gelar Pasarbudaya 2020

JAKARTA, MENARA62.COM – Untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada seniman agar karya mereka dapat dinikmati publik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan gelar kegiatan Pasarbudaya...
Fajar Junaedi
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Dosen Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukan kepeduliannya pada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Pada saat sektor pariwisata terpuruk, dosen UMY Universitas menginisiasi pelatihan kompetensi fasilitator untuk mewujudkan desa wisata dan berbudaya. Pelatihan dilakukan di balai desa Muntuk, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul pada Rabu (29/7/2020).

Sebanyak tiga puluh peserta mengikuti pelatihan yang dipandu M. Khaeruddin Hamsin, Dewi Nurul Musjtari, dan Dea Farahdiba. “Kegiatan ini dilaksanakan merespon kebutuhan masyarakat Desa Muntuk untuk dapat meningkatkan peningkatan peminatan wisatawan berkunjung ke Desa Muntuk,” ujar Dewi Nurul Musjtari. Dosen Fakultas Hukum UMY ini menambahkan bahwa banyak produk unggulan seperti kerajinan bambu, mebel, kuliner dan lainnya yang pemasarannya masih konvensional.  “Pada situasi terdampak Covid-19 ini, melakukan pemasaran secara konvensional tidak memungkinkan lagi. Oleh karena itu kegiatan yang kami lakukan juga berfokus pada pemasaran digital,” tambah Dewi.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Program Pendampingan Desa Mitra yang dilaksanakan selama bulan Januari – Juli 2020, sebagai bentuk respon dari mahasiswa UMY yang KKN  Desa Muntuk Bersama dosen pembimbing lapangan.

Kegiatan lain yang dilakukan adalah penyuluhan dan pendampingan penyelesaian sengketa kemasyarakatan dan mitigasi bencana.  Kegiatan ini juga mendapat respon baik dari masyarakat. “Program pengabdian dari UMY sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga kami berharap terus bisa berlanjut,” terang Sriyadi, pelaksana tugas kepala desa Muntuk.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tinjau Progres Pelabuhan Patimban, Menhub Dengar Aspirasi Nelayan Patimban

PATIMBANG, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendengar aspirasi para nelayan di sekitar proyek pelabuhan Patimban. Hal itu dilakukan Menhub saat meninjau progres...

Kemenhub Bersama Dekranas Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pengerajin di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT, NTT, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para pengrajin Kecil dan Mikro di Labuan...

Presiden: PKN 2020 Bukti Budayawan dan Seniman Tidak Tunduk Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Setelah hadir untuk pertama kalinya di tahun 2019, tahun ini Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) kembali digelar mulai hari Sabtu, 31 Oktober...

Gandeng Tokopedia, Kemendikbud Gelar Pasarbudaya 2020

JAKARTA, MENARA62.COM – Untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada seniman agar karya mereka dapat dinikmati publik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan gelar kegiatan Pasarbudaya...

Sholat Tepat Waktu, Apa Susahnya?

Oleh Ashari, SIP* SETIAP perintah pasti mengandung hikmah. Begitu juga setiap larangan dan dosa pasti mengandung derita. Demikian halnya dengan perintah sholat awal waktu, tentu...