25.6 C
Jakarta

Beri Pelatihan Public Speaking di PT IMS, Sabena Ajak Karyawan Beradaptasi dengan New Normal

Must read

Diskusi Bersama Warga Sulteng, Jubir Presiden Sampaikan Produktivitas Sosial Ekonomi Merupakan Perhatian Utama

Palu - Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh terkait menjaga produktivitas sosial ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai kepala negara, dirinya selama ini telah...

Program “Belanja di Warung Tetangga” Diyakini Mampu Menyaingi Retail Modern

Jakarta, MENARA62.COM - Program "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020...

LPDB-KUMKM Targetkan 4,8 Juta UMKM Mendapat Dana PEN

Jakarta, MENARA62.COM Untuk mengatasi dampak Covid-19, Pemerintah bersama Kementerian Koperasi dan UKM telah menganggarkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 1 triliun untuk...

Luncurkan Produk Terbaru, Solusi Nojorono Atasi Dampak Pandemi Global Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai bidang, termasuk pada dunia bisnis dan industri.  Salah satunya industri tembakau. Mengutip...

TANGERANG SELATAN, MENARA62.COM – Masyarakat harus mulai bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan baru pada era new normal saat pandemi Covid-19 belum usai. Penyesuaian diri tersebut penting agar masyarakat dapat berkarya sesuai bidang masing-masing.

“Kasus Covid-19 di Indonesia memang masih cukup tinggi. Wajar kalau masyarakat masih dilanda kecemasan untuk melakukan aktivitas seperti biasa,” kata Motivator Sabena S. Ikom, M. Ikom yang juga dosen komunikasi sebuah perguruan tinggi ternama di Jakarta saat menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Komunikasi Untuk Meningkatkan Profesionalisme Kerja yang digelar PT Indo Mitra Sekawan (IMS), Ahad (29/6/2020).

Materi pelatihan tersebut meliputi Konsep Diri dan Profesionalisme Kerja, Tips Paham Psikologi Komunikasi Lawan Bicara, Leadership Existing Your Branding In New Normal dan Communication Branding For Leadership In New Normal.

Lebih lanjut Sabena mengatakan new normal ditandai dengan dibukanya aktivitas dan kegiatan publik. Mall, pusat perbelanjaan, pasar, transportasi publik, industri dan perkantoran telah beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai dengan Keputusan Menkes nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

“Panduannya sudah ada, kita tinggal mengikuti panduan tersebut dengan benar agar terhindar dari penularan Covid-19,” tambahnya.

Beberapa panduan yang harus dipatuhi masyarakat dalam beraktivitas pada era new normal antara lain selalu menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan hand sanitizer jika tidak menemukan air, jaga jarak aman (physical distancing) dan terapkan etika batuk serta bersin dengan baik. Jika sakit, jangan bepergian atau bekerja dan tetap berada di rumah.

Motivator Sabena S. Ikom, M.Ikom yang juga dosen komunikasi sebuah perguruan tinggi ternama di Jakarta saat menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Komunikasi Untuk Meningkatkan Profesionalisme Kerja yang digelar PT Indo Mitra Sekawan (IMS)

Sabena membawakan semua materi pelatihan dengan cara yang sangat komunikatif dan bersahabat. Beberapa kali diselingi dengan canda segar sehingga membuat suasana pelatihan menjadi lebih hidup dan dinikmari oleh seluruh peserta pelatihan.

Pelatihan Public Speaking tersebut diikuti oleh pimpinan dan karyawan PT IMS, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pengadaan barang dan jasa. Pelatihan tersebut kata Sisilia Gunawan, Pimpinan PT IMS, bertujuan memberikan pemahaman yang baik kepada karyawan dalam menghadapi new normal. Sehingga seluruh staf dapat menyesuaikan pola kerja baru di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Sisilia berharap dengan adanya pelatihan tersebut PT IMS dan seluruh karyawannya dapat bekerja sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, sistem keamanan dan keselamatan kerja yang ada. Semua karyawan juga mampu menyampaikan sinergy dengan stake holder, menggunakan bahasa dan komunikasi yang baik dan profesional, guna meningkatkan kinerja perusahaan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Diskusi Bersama Warga Sulteng, Jubir Presiden Sampaikan Produktivitas Sosial Ekonomi Merupakan Perhatian Utama

Palu - Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh terkait menjaga produktivitas sosial ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai kepala negara, dirinya selama ini telah...

Program “Belanja di Warung Tetangga” Diyakini Mampu Menyaingi Retail Modern

Jakarta, MENARA62.COM - Program "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020...

LPDB-KUMKM Targetkan 4,8 Juta UMKM Mendapat Dana PEN

Jakarta, MENARA62.COM Untuk mengatasi dampak Covid-19, Pemerintah bersama Kementerian Koperasi dan UKM telah menganggarkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 1 triliun untuk...

Luncurkan Produk Terbaru, Solusi Nojorono Atasi Dampak Pandemi Global Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai bidang, termasuk pada dunia bisnis dan industri.  Salah satunya industri tembakau. Mengutip...

‘Zona Merah’ PPDB Sekolah Swasta

Oleh Ashari * ZONA merah dalam tulisan ini, kita batasi dengan maksud sebuah kekhawatiran. Jika tidak diantisipasi dan ditindak lanjuti. Karena kondisi riil di lapangan,...