31.2 C
Jakarta

BIPA UMM Dipercaya Didik Calon Diplomat Asing

Baca Juga:

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

BBKP Tanjung Priok Waspadai Penularan Covid-19 Melalui Produk Pertanian

JAKARTA, MENARA62.COM – Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok Jakarta Hasrul mengingatkan virus Covid-19 bisa menular melalui produk pertanian. Karena itulah BBKP...

MALANG, MENARA62.COM — Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dipercaya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mendidik calon diplomat asing. BIPA sebagai lembaga penyedia jasa pengajaran bahasa dan budaya Indonesia akan mendidik 12 calon diplomat dari lima benua melalui program the 12th Promotion to Indonesian Language and Culture for Foreign Diplomats.

Kepala BIPA UMM Dr Arif Budi Wurianto MSi mengungkapkan hal itu kepada wartawan di Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/6/2017). Menurutnya, pemilihan BIPA UMM sebagai penerima mandat dinilai objektif.

Hal ini disebabkan, ketersediaan sarana dan prasarana yang baik, serta kacakapan UMM dalam mengelola jejaring sehingga membuat UMM seringkali dipercaya menjadi tuan rumah dalam sejumlah event internasional. “Terakhir, Senin-Kamis (8-11/5/2017), UMM dipercaya mengelola International Gathering mahasiwa program Darmasiswa RI yang diikuti 540 mahasiswa asing dari 78 negara,” kata Arif.

Dijelaskan Arif, pendidikan calon diplomat merupakan program dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemenlu RI dan direncanakan berlangsung Juli hingga Agustus. Selama rentang waktu tersebut, para calon diplomat akan belajar bahasa Indonesia tingkat dasar dan budaya Indonesia. Adapun program budaya meliputi outing class yakni pengenalan alam dan budaya di Jawa Timur pada umumnya dan Malang pada khususnya.

“Mereka akan belajar topeng Malangan, membatik, juga karawitan yang akan didukung oleh Lembaga Kebudayaan UMM. Saya kira ini tantangan berat bagi kita, karena hanya dalam satu bulan kita mengajarkan bahasa dan budaya Indonesia kepada mereka,” terang Arif .

Sementara, dalam visitasi yang dilakukan Pusdiklat Kemenlu RI pada 19 Mei lalu untuk mengkonfirmasi program yang ditawarkan. Selain itu secara objektif tim Kemenlu melakukan kunjungan ke fasilitas-fasilitas yang tersedia di UMM, yakni fasilitas pembelajaran, fasilitas sumber daya manusia, faktor pendukung yaitu dukungan dari universitas serta fasilitas-fasilitas yang memungkinkan mereka bisa belajar sesuai dengan standardisasi yang ditetapkan oleh Kementrian Luar Negeri.

“Sebelumnya kegiatan ini terus difokuskan di Jakarta dan Jogja. Untuk pertama kalinya, setelah dua belas tahun, kegiatan diselenggarakan di Jawa Timur khususnya UMM,” terang Arif.

Program ini memiliki nilai tambah bagi UMM, imbuh Arif, terutama pada akreditasi atau akuntabilitas masyarakat khususnya pemerintah. Capaian tersebut sekaligus melengkapi daftar program kerjasama BIPA dengan kementrian lain, di antaranya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan lewat program Darmasiswa, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia melalui Kerjasama Negara Berkembang (KNB), dan terakhir dari Kemenlu melalui program tersebut.

“Dipilihnya UMM untuk menyelenggarakan tersebut sudah memberikan rapot yang baik bagi UMM sekaligus tantangan kita untuk memberikan pelayanan yang profesional dan terbaik bagi mereka,” tandasnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

BBKP Tanjung Priok Waspadai Penularan Covid-19 Melalui Produk Pertanian

JAKARTA, MENARA62.COM – Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok Jakarta Hasrul mengingatkan virus Covid-19 bisa menular melalui produk pertanian. Karena itulah BBKP...

Dalam Rapat Paripurna DPR, Puan Singgung Soal Larangan Mudik dan Ketersediaan Sembako Saat Lebaran

JAKARTA, MENARA62.COM – Pemerintah diminta menyiapkan dengan matang berbagai kebijakan terkait hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal itu disampaikan Ketua DPR RI, Puan...