INDRAMAYU, MENARA62.COM — Perum BULOG terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Bulog Peduli Petani. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi strategis di Indonesia.
“Program Bulog Peduli Petani ini merupakan wujud nyata komitmen Perum BULOG dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat perlindungan bagi petani sebagai garda terdepan sektor pertanian. Melalui sosialisasi asuransi pertanian ini, kami ingin mendorong petani agar semakin memahami pentingnya mitigasi risiko usaha tani sehingga tetap produktif dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan,” ujar Nurman Susilo Pemimpin Wilayah Jawa Barat Perum BULOG.
Kabupaten Indramayu memiliki karakteristik wilayah berupa dataran rendah dengan tingkat kemiringan lahan 0%–2% yang mencakup sekitar 96,03% dari total luas wilayah. Kondisi ini menjadikan Indramayu sangat potensial untuk pengembangan sektor pertanian, khususnya padi. Hingga akhir tahun 2025, produksi padi di wilayah ini mencapai 1,63 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), menjadikannya sebagai salah satu lumbung padi nasional yang berkontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan.
Namun demikian, sektor pertanian di Kabupaten Indramayu tidak terlepas dari berbagai tantangan, seperti perubahan iklim, banjir, kekeringan, serta serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Risiko-risiko tersebut kerap menimbulkan kerugian bagi petani, bahkan berpotensi menyebabkan gagal panen yang berdampak pada keberlanjutan usaha tani.
Menjawab tantangan tersebut, BULOG melalui Kantor Cabang Indramayu bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu menyelenggarakan sosialisasi asuransi pertanian. Kegiatan ini diikuti oleh 30 petani dan 5 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap pentingnya perlindungan risiko dalam kegiatan usaha tani.
Melalui sosialisasi ini, para peserta mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai manfaat asuransi pertanian, prosedur pendaftaran, hingga mekanisme klaim. Diharapkan, peningkatan wawasan ini mampu mendorong petani untuk lebih siap dalam menghadapi potensi kerugian akibat faktor alam maupun non-alam, serta menjaga kesinambungan produksi pertanian.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan bertempat di Hotel Trisul, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam memperluas dampak positif program TJSL kepada masyarakat, khususnya petani.
Melalui program Bulog Peduli Petani, BULOG menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berperan sebagai stabilisator pangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan petani. Program ini sejalan dengan Pilar Pembangunan Sosial, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2: Tanpa Kelaparan, dengan harapan mampu mewujudkan sistem pertanian yang tangguh, berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. (*)
