33 C
Jakarta

AJV Desak Pemerintah Kutuk Dugaan Penculikan 5 WNI oleh Israel di Perairan Siprus

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM — Aliansi Jurnalis Video (AJV) mendesak Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas terhadap Israel atas dugaan penculikan lima warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, yang tengah menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza bersama Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Senin (18/5/2026).

Ketua Umum AJV, Chandra Nz, menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip kemanusiaan dan kebebasan pers. Karena itu, AJV meminta pemerintah segera menempuh langkah diplomatik guna menjamin keselamatan para WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Aliansi Jurnalis Video (AJV) meminta Pemerintah Indonesia mengutuk Israel yang menculik 5 WNI, 4 di antaranya adalah jurnalis, saat melaksanakan misi kemanusiaan menuji Gaza bersama Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Senin kemarin (18/5/2026),” demikian pernyataan Chandra, Selasa (19/5/2026).

AJV juga meminta Pemerintah Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjatuhkan sanksi kepada Israel. Organisasi tersebut menilai aktivitas militer Israel di wilayah itu perlu dibatasi demi menjamin keamanan warga sipil dan relawan kemanusiaan internasional.

“Meminta Pemerintah Indonesia mendesak PBB memberi sanksi kepada Israel dan melarang angkatan laut Israel beroperasi di perairan Palestina,” lanjut Chandra.

Di sisi lain, AJV memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Kementerian Luar Negeri RI yang bergerak mengupayakan penyelamatan para WNI dalam misi tersebut.

“⁠Mengapresiasi upaya cepat tanggap Kementerian Luar Negeri Indonesia mengupayakan penyelamatan WNI tersebut,” tutupnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!