29.7 C
Jakarta

Bursa Transfer Pemain Boleh Dibuka

Must read

Rektor: Jadikan UMP Rumah Perkaderan Calon Pemimpin Bangsa

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Rektor baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Dr. Jebul Suroso menyatakan siap menjadikan UMP sebagai rumah perkaderan calon pemimpin bangsa. Hal itu...

Beri layanan terbaik, MDMC Kalsel dirikan Pos Pelayanan di beberapa AUM

KALIMANTAN SELATAN ,MENARA62.COM - Muhammadiyah Melalui Lembaga Penanggualangan Bencana (LPB) atau yang lebih dikenal degan sebutan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mendirikan...

Gunakan Helikopter BNPB, Tim Medis MDMC Layani Warga Terisolir

  MAJENE, MENARA62.COM- Tim medis MDMC hari  Kamis (21/01) mendapat tugas dari pusat krisis BNPB untuk gempa Majene melaksanakan layanan kesehatan bagi warga Desa Tandeallo,...

PWA DIY Konsolidasi dan Penguatan GRASS

DALAM RANGKA KEBERLANJUTAN PROGRAM PENANGGULANGAN TBC PIMPINAN WILAYAH ’AISYIYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MENYELENGGARAKAN KONSOLIDASI DAN PENGUATAN GERAKAN ‘AISYIYAH SEHAT (GRASS)   YOGYAKARTA, MENARA62.COM- Pimpinan Wilayah ’Aisyiyah...

JAKARTA, MENARA62.COM — FIFA mengkonfirmasi bahwa semua bursa transfer akan diizinkan untuk dibuka sebelum akhir tiap-tiap liga domestik musim 2019/2020 yang sempat terhenti karena pandemi COVID-19.

“Untuk menghindari kecemasan terkait pemain-pemain yang menganggur, para pemain diizinkan untuk terdaftar pada maksimal tiga klub dan diizinkan untuk memainkan pertandingan-pertandingan resmi untuk tiga klub pada musim yang sama,” demikian pernyataan FIFA di laman resminya yang dilansir situs Antaranews.com.

“Untuk memprioritaskan agar klub-klub dapat menyelesaikan musim 2019/2020 dengan skuat asli mereka, menyediakan fleksibilitas, dan mengizinkan asosiasi-asosiasi untuk merencanakan kalender sepak bola mereka dengan baik, asosiasi-asosiasi itu mengikuti kalender dua tahunan yang kami izinkan untuk memulai “periode registrasi pertama” untuk musim 2020/2021 sebelum berakhirnya musim 2019/2020, dengan beberapa syarat,” tulis pernyataan yang sama.

Ketidakpastian

Penyebaran virus corona dan interupsi kepada aktivitas sepak bola telah menghantam klub-klub di seluruh dunia, sekaligus menciptakan ketidakpastian masa depan.

Ribuan pemain, kontraknya akan habis pada Juni, yang membuat mereka akan berstatus free agent, meski aktivitas sepak bola telah dimulai pada Mei dengan dilanjutkannya Liga Jerman.

Hal lain yang sebelumnya kurang jelas terkait bursa transfer adalah klub-klub tidak tahu, apakah pemain-pemain baru mereka akan diizinkan bermain pada sisa musim 2019/2020.

Sebelumnya Liga Inggris melalui ketua eksekutif Richard Masters mengatakan, klub-klub divisi teratas Inggris tidak akan diizinkan merekrut pemain sebelum 25 Juli, setelah musim diselesaikan. Sebagian besar liga Eropa memiliki rencana serupa.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Rektor: Jadikan UMP Rumah Perkaderan Calon Pemimpin Bangsa

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Rektor baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Dr. Jebul Suroso menyatakan siap menjadikan UMP sebagai rumah perkaderan calon pemimpin bangsa. Hal itu...

Beri layanan terbaik, MDMC Kalsel dirikan Pos Pelayanan di beberapa AUM

KALIMANTAN SELATAN ,MENARA62.COM - Muhammadiyah Melalui Lembaga Penanggualangan Bencana (LPB) atau yang lebih dikenal degan sebutan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mendirikan...

Gunakan Helikopter BNPB, Tim Medis MDMC Layani Warga Terisolir

  MAJENE, MENARA62.COM- Tim medis MDMC hari  Kamis (21/01) mendapat tugas dari pusat krisis BNPB untuk gempa Majene melaksanakan layanan kesehatan bagi warga Desa Tandeallo,...

PWA DIY Konsolidasi dan Penguatan GRASS

DALAM RANGKA KEBERLANJUTAN PROGRAM PENANGGULANGAN TBC PIMPINAN WILAYAH ’AISYIYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MENYELENGGARAKAN KONSOLIDASI DAN PENGUATAN GERAKAN ‘AISYIYAH SEHAT (GRASS)   YOGYAKARTA, MENARA62.COM- Pimpinan Wilayah ’Aisyiyah...

LAYANAN PSIKOSOSIAL ANAK DI POSKOR MUHAMMADIYAH

  MAMUJU, MENARA62.COM- Gempa yang melanda Majene dan Mamuju Sulawesi Barat masih menyisakan trauma kepada warga setempat terutama anak-anak, apalagi sesekali masih terasakan gempa susulan...