31.2 C
Jakarta

Celoteh Suka Duka Belajar di Rumah Siswa SD Muhamadiyah 1 Solo

Baca Juga:

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

BBKP Tanjung Priok Waspadai Penularan Covid-19 Melalui Produk Pertanian

JAKARTA, MENARA62.COM – Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok Jakarta Hasrul mengingatkan virus Covid-19 bisa menular melalui produk pertanian. Karena itulah BBKP...

 

SOLO,MENARA62.COM – Direktorat SD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menyapa peserta didik di masa pandemi “Kangen Belajar, Kangen Teman, Kangen Bapak/Ibu guru”.

Bersama Nining, Wawan, Lala, Dessy, Fira, Nina, Ike, Ine, Wahyu dan Joko via Aplikasi Zoom Meeting pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai dengan tautan bit.ly/DirektoratSDMenyapa1. Peserta terpilih mendapatkan e-sertifikat, terbatas hanya 85 siswa, 5 guru dan gratis. Kamis (30/7/2020).

Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta bidang Humas Jatmiko mengatakan, Pembelajaran jarak jauh (PJJ) mestinya disesuaikan dengan kondisi siswa karena setiap siswa memiliki latar belakang yang berbeda.

“Selamat malam adik-adik semua, selamat ya. Sudah terpilih menjadi peserta webinar Direktorat SD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Jangan lupa besok pagi hadir tepat waktu, zoom sudah dibuka pukul 08.30, Terima kasih siswa guru dipilih dan dilibatkan,” ujar Jatmiko.

Guru PAI kelas bawah akrab disapa Jatmiko ini menambahkan, dalam belajar daring, peserta didik cukup antusias.

Persiapan lebih matang sebelum memulai pembelajaran daring, bisa pembelajaran dibuat dalam bentuk Power Point (PPt), share vidio via youtube, juga kuota internet harus memadai

“Sesuai arahan dan petunjuk kepala sekolah Hj Sri Sayekti gunakan media seefektif mungkin, maksimalkan modul pembelajaran menyangkut tiga fokus baik literasi, numerasi dan pendidikan karakter serta home visit petakan sesuai lokasi dengan protokol kesehatan,” tuturnya.

Pembelajaran Abad 21, pendidik wajib mampu menyiapkan generasi berkemajuan menempatkan tiga subjek utama pembelajaran, yaitu keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan memanfaatkan informasi, media, dan teknologi, serta keterampilan hidup dan berkarir.

Celotehan dan suka duka belajar di rumah disampaikan Safaraz Aufa Azalia. Dia mengatakan, ada perbedaan saat belajar di sekolah dengan belajar daring melalui aplikasi.

“Saya yakin tidak semua anak memiliki gawai dan punya jaringan internet yang cukup Sedangkan kelemahannya mewakili anak-anak Indonesia sudah tentu rindu kembali ke sekolah. Sekolah adalah rumah keduaku, Semoga Allah segera mengangkat Wabah Covid-19 di hari Raya Kurban Idul Adha 1441 H,” kata siswi kelas IV C.

Kita belajar bisa dimana saja, di sekolah, rumah dan lingkungan kita. Kita belajar bisa dimana saja demi tercapainya cita-cita.

Fafa, sapaannya, mengaku pembelajarang luring, daring dan kombinasi suka. “Karena adanya Teknologi, Informasi dan Komunikasi bermanfaat berbagai bidang kehidupan, guru kita selalu ada, belajar di rumah untuk menjaga kesehatan kita,” ucap Fafa dengan tersenyum.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

BBKP Tanjung Priok Waspadai Penularan Covid-19 Melalui Produk Pertanian

JAKARTA, MENARA62.COM – Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok Jakarta Hasrul mengingatkan virus Covid-19 bisa menular melalui produk pertanian. Karena itulah BBKP...

Dalam Rapat Paripurna DPR, Puan Singgung Soal Larangan Mudik dan Ketersediaan Sembako Saat Lebaran

JAKARTA, MENARA62.COM – Pemerintah diminta menyiapkan dengan matang berbagai kebijakan terkait hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal itu disampaikan Ketua DPR RI, Puan...