28 C
Jakarta

Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar Milad ke-68 UMS

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menyiapkan tabligh akbar sebagai salah satu rangkaian Milad ke-68. Mubaligh nasional Dr. H. Das’ad Latif dijadwalkan hadir mengisi tausiyah dalam kegiatan yang ditargetkan dihadiri hingga 10.000 peserta tersebut.

 

Persiapan kegiatan dimatangkan melalui rapat koordinasi antara Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) se-Solo Raya di Ruang Meeting LPPIK Kampus 2 UMS, Jumat (25/9/2026).

 

Tabligh Akbar Milad ke-68 UMS dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi UMS, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan ukhuwah warga Muhammadiyah dan Aisyiyah di wilayah Solo Raya.

 

Ketua Panitia Milad ke-68 UMS, Prof. Mochamad Solikin, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan tabligh akbar merupakan agenda yang secara rutin digelar UMS dalam rangka memperingati milad.

 

“Milad UMS tahun ini diagendakan akan menyelenggarakan tabligh akbar. Sebenarnya, setiap memperingati Milad UMS ada tabligh akbar dan penampilan wayang yang saling bergantian diselenggarakan tiap periode,” ujar Solikin, Jumat (25/9/2026).

 

Ketua LPPIK UMS Dr. Mahasri Shahabiyah, M.Ag., menuturkan, keterlibatan PDM dan PDA se-Solo Raya menjadi bagian dari upaya memperluas syiar dakwah Muhammadiyah.

 

Menurut dia, kolaborasi tersebut diharapkan membuat informasi mengenai tabligh akbar menjangkau lebih banyak warga persyarikatan, termasuk masyarakat Muhammadiyah di wilayah pedesaan.

 

“Dengan adanya kolaborasi ini, informasi terkait tabligh akbar UMS dapat tersampaikan kepada seluruh elemen warga persyarikatan se-Solo Raya. Agar warga Muhammadiyah juga dapat merasakan kebermanfaatan yang ada di UMS, karena UMS juga bagian dari Muhammadiyah,” jelas Mahasri.

 

Mahasri optimistis antusiasme warga Muhammadiyah dan Aisyiyah akan tinggi. Ia menilai semangat warga persyarikatan dalam mengikuti berbagai kegiatan positif selama ini menjadi modal penting bagi keberhasilan kegiatan.

 

“Kami sangat yakin dengan konsistensi semangat warga Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam menghadiri kegiatan-kegiatan persyarikatan. Bahkan sering kali antusiasme warga Muhammadiyah dapat menghilangkan ekspektasi pesimis panitia penyelenggara,” katanya.

 

Hadirkan Das’ad Latif

 

Salah satu daya tarik utama tabligh akbar tersebut ialah kehadiran Das’ad Latif. Ulama sekaligus mubaligh nasional itu dijadwalkan memberikan tausiyah secara langsung kepada peserta.

 

Mahasri mengatakan, kehadiran Das’ad Latif diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk hadir dalam majelis ilmu sekaligus meningkatkan motivasi dalam menuntut ilmu.

 

“Beliau sekarang lagi ramai di media sosial, sehingga kami datangkan beliau di UMS, agar masyarakat dapat mendengarkan tausiyah beliau secara langsung guna menumbuhkan motivasi dalam mencari ilmu,” ujarnya.

 

Panitia menargetkan jumlah peserta yang hadir berkisar 6.000 hingga 10.000 orang. Peserta diharapkan berasal dari civitas akademika UMS serta warga Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Solo Raya.

 

Selain menjadi forum keilmuan dan dakwah, kegiatan tersebut juga diarahkan menjadi ruang silaturahmi untuk memperkuat ukhuwah antarwarga persyarikatan.

 

Tekankan Konsep Ramah Lingkungan

 

Aspek lingkungan turut menjadi perhatian dalam persiapan Tabligh Akbar Milad ke-68 UMS. Perwakilan PDM dan PDA se-Solo Raya bersepakat untuk tidak menggunakan botol plastik selama kegiatan.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meminimalkan timbulan sampah sekaligus mendukung komitmen UMS dalam mengembangkan konsep green campus.

 

Mahasri mengatakan semangat menjaga lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas warga Muhammadiyah. Karena itu, pelaksanaan tabligh akbar diharapkan tidak hanya menghadirkan manfaat dari sisi dakwah dan keilmuan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

 

Dengan persiapan yang melibatkan berbagai unsur tersebut, Tabligh Akbar Milad ke-68 UMS diharapkan menjadi ruang bertemunya civitas akademika dengan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Solo Raya dalam suasana keilmuan, dakwah, serta silaturahmi. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!