PULANG PISAU, MENARA62.COM – Upaya membangun budaya literasi dan penguatan riset mahasiswa terus dilakukan di lingkungan akademik. Salah satunya melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang digagas oleh Muhammad Irvan Yazid Azhar Pasaribu, dosen Administrasi Publik UMPR kampus Pulang Pisau, pada Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Pendampingan Literasi Ilmiah dan Pemanfaatan Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan sebagai Basis Riset Ekonomi Publik” tersebut melibatkan mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Pulang Pisau. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara dunia kampus dan gerakan literasi masyarakat dalam mendorong penguatan budaya akademik di kalangan mahasiswa.
Sebanyak 24 mahasiswa Program Studi Administrasi Publik terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Dalam perannya sebagai fasilitator dan moderator, Irvan mengajak mahasiswa mengubah cara pandang terhadap dunia perkuliahan. Saat membuka diskusi, ia menyampaikan bahwa kampus tidak hanya berbicara tentang pencapaian nilai akademik, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu menghubungkan ilmu pengetahuan dengan realitas sosial di masyarakat.
Sebagai mitra kolaboratif, Irvan turut menghadirkan Bonni Febrian, pegiat literasi sekaligus penggerak Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan. Kehadiran Bonni memberikan wawasan mengenai pentingnya literasi ilmiah sebagai fondasi utama bagi mahasiswa dalam memahami informasi serta mendukung proses riset yang lebih tajam, khususnya di bidang ekonomi dan administrasi publik.
Kolaborasi tersebut mempertegas bahwa kualitas riset sangat dipengaruhi oleh kemampuan literasi penelitinya. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan mengolah informasi secara kritis.
Lebih lanjut, Irvan menegaskan bahwa literasi merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun riset ekonomi publik yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan yang dilaksanakan langsung di lingkungan taman pustaka, mahasiswa diajak memahami bahwa riset berkualitas tidak hanya lahir dari ruang kelas, melainkan juga dari keterlibatan langsung dengan masyarakat dan persoalan sosial di sekitarnya.
Sinergi antara pendekatan akademik yang dibangun kampus dan pendampingan literasi dari Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan berpikir kritis dalam menjawab tantangan zaman.

