25.6 C
Jakarta

Din Syamsuddin: Dunia Perlu Penciptaan Damai Positif

Must read

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

YANGON, MYANMAR, MENARA62.COM — Dunia perlu penciptaan damai positif. Damai Positif, sejatinya adalah peniadaan berbagai bentuk ‘ketiadaan damai’ (the absence of peace) seperti kemiskinan, kebodohan, keterbelakanga, ketakadikan, diskriminasi, berbagai bentuk kekerasan, dan kerusakan lingkungan hidup.

Perwujudan perdamaian dunia harus tetap menjadi perjuangan bersama seluruh umat berbagai agama dan bangsa yang cinta damai dan keadilan. Hal demikian didasarkan pada kenyataan bahwa peradaban dunia dewasa ini mengalami kerusakan serius yang bersifat akumulatif.

Pandangan itu disampaikan Prof Din Syamsuddin, President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP), pada pembukaan Asia Regional Consultation on Caring Common Future, Advancing Positive Peace, di Yangon, Myanmar, Selasa (5/3/2019).

Informasi yang dirilis Din menyebutkan, konrerensi dihadiri tersebut dihadiri sekitar 150 tokoh lintas agama, yang berasal dari 22 negara di Asia Pasifik. Pertemuan itu, akan berlangsung hingga 7 Maret 2019.

Din mengatakan, agama-agama harus tampil sebagai penyelesai masalah (problem solver). “Oleh karena itu, agama-agama harus menampilkan peran profetiknya, yakni peran untuk perubahan,” ujarnya.

Pandangan ini, sebetulnya sudah cukup sering disampaikan oleh Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia mengatakan, problematika peradaban global berpangkal dari keterjebakan pada liberalisme sekuler yang menuntut banyak hak, tapi kurang dalam tanggung jawab.

“Padahal solusi terhadap problematika peradaban menuntut tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Din mengatakan, tema perjuangan umat dari berbagai agama dewasa ini perlu diletakkan pada komitmen one humanity, one destiny, one responsibility.

Oleh karena itu, menurut Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini, frasa kedua pada tema konferensi Advancing Positive Peace adalah tepat dan penting. “Perwujudan perdamaian sekarang ini tidak cukup hanya berorientasi pada peniadaan konflik atau perang (negative peace) tapi perlu bertransformasi ke arah penciptaan damai positif (positive peace),” jelasnya.

Konsultasi Regional di Yangon yang membahas berbagai isu tersebut akan menjadi bahan pikiran ACRP pada The 10th World Assembly of Religions for Peace di Lindau, Jerman, 20-23 Agustus 2019 mendatang.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

Ingrid Kansil Kembali Pimpin IPEMI

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) menggelar Muktamar II  dengan tema “Menggerakkan Ekonomi Keumatan yang Menginspirasi Negeri”, bertempat di Gedung Soho, Pancoran,...