29.5 C
Jakarta

Ditjen Dikti Dukung INCoEPP Universitas PGRI Palembang

Must read

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-12 )

Jalan Berlubang dan Ban Bocor Banyak pengalaman ditengah perjalanan kami jumpai saat menjenguk Rohman. Dari  yang biasa-biasa saja hingga terkesan dramatik dan heroik. Pernah satu...

Program PKK dan PKW Kembali Diluncurkan, Cek Nilai Bantuannya!

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (DIKSI) meluncurkan bantuan pemerintah Program Pendidikan Kecakapan Kerja...

Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi, Nadiem Luncurkan Selancar PAK, Dasbor IKU dan Command Center

JAKARTA, MENARA62.COM – Dorong transformasi pendidikan tinggi melalui Merdeka Belajar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan luncurkan Sistem Pelacakan Secara Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK)...

Sudah Lebih dari 568 Formasi Ribu Guru Diusulkan Pemda Melalui Skema ASN PPPK

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah daerah (pemda) telah mengajukan usulan sebanyak 568.238 formasi guru melalui skema Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

JAKARTA, MENARA62.COM – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Dikti (Ditjen Dikti) mendukung langkah yang dilakukan perguruan tinggi dalam melakukan transformasi pendidikan. Salah satunya kegiatan INCoEPP (The International Conference on Education) yang diselenggarakan Universitas PGRI Palembang 2021 pada Senin, (25/01/21). INCoEPP merupakan acara yang mewadahi para peneliti, ilmuwan, praktisi pendidikan, dan siswa dalam berdiskusi terkait ide-ide inovatif di bidang pendidikan.

Pendidikan memiliki andil besar dalam pembangunan bangsa. Didukung dengan kemajuan teknologi yang pesat, tentu pendidikan membutuhkan berbagai inovasi segar sesuai dengan pekembangan zaman.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam, menuturkan dengan berbagai kemajuan teknologi, semangat gotong royong serta Merdeka Belajar Kampus Merdeka dapat terwujud transformasi pendidikan dengan terjalinnya kolaborasi industri dan universitas.

“Dalam mewujudkan berbagai tranformasi pendidikan yang didukung dengan kemajuan teknologi, diperlukan kerja sama antara universitas dengan industri, maka melalui beberapa program kita dapat mempersiapkan kehidupan masa mendatang. Dengan semangat gotong royong Kampus Merdeka dan Merdeka Balajar dapat wujudkan kolaborasi industri dan universitas,” ujar Nizam dalam siaran persnya, Selasa (26/1/2021).

Melalui Kampus Merdeka mahasiswa diberikan keleluasaan untuk mengambil mata kuliah di luar program studinya. Program ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa mengambil mata kuliah berbasis teknologi atau berkaitan dengan Internet of Things (IoT). Hal ini diharapkan mampu mendorong transformasi pendidikan secara digital.

Akselerasi transformasi pendidikan secara digital menjadi tugas bersama dalam menyadari akan pentingnya penggunaan teknologi digital dalam kurikulum. Dalam hal ini, Nizam menuturkan bahwa dampak transformasi digital diantaranya membawa makna baru dari pekerjaan dan tempat kerja terhadap pentingnya memperdalam keahlian berbasis teknologi, inovasi di bidang ekonomi, pemberdayaan individu melalui berbagai kegiatan yang dapat dilakukan secara daring melalui teknologi.

Sejalan dengan transformasi pendidikan secara digital melalui Kampus Merdeka, INCoEPP mengusung tema “Innovative, Collaborative, Planning Research to Face Digital Education Transformation”. Diharapkan melalui konferensi INCoEPP ini banyak temuan baru yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, serta terjalinnya kerja sama dengan lembaga pendidikan Internasional.

“Harapannya terlahir berbagai kontribusi positif dalam peningkatan kualitas pendidikan Indonesia yang bekerja sama dengan lembaga pendidikan Internasional. Semoga konferensi INCoEPP ini memiliki banyak manfaat yang dihasilkan, bagi dunia, Indonesia dan khususnya Sumatera Selatan,” tutur Ahmad Yulianto, Ketua PGRI Sumatera Selatan.

Konferensi INCoEPP diselenggarakan dalam dua periode, yaitu periode pertama pada 25-26 Januari 2021 & periode kedua pada 27-28 Januari 2021.

Pada konferensi periode ini selain Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam, sebagai pembicara, juga terdapat 4 pembicara lainnya, Leadership and Public Speaking Trainer, Julie Simon Macariola, Phd., Mathematics and Reseacher, Zulqurnain Sabir, Science of Education Universitas Bengkulu Indonesia, Muhammad Kristiawan dan Applied Linguistics Mahidal University Thailand, David D. Perrodin. Selain itu, Konferensi INCoEPP mengundang para peneliti seluruh dunia untuk mempresentasikan temuan terbaru terkait inovasi di bidang pendidikan.

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-12 )

Jalan Berlubang dan Ban Bocor Banyak pengalaman ditengah perjalanan kami jumpai saat menjenguk Rohman. Dari  yang biasa-biasa saja hingga terkesan dramatik dan heroik. Pernah satu...

Program PKK dan PKW Kembali Diluncurkan, Cek Nilai Bantuannya!

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (DIKSI) meluncurkan bantuan pemerintah Program Pendidikan Kecakapan Kerja...

Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi, Nadiem Luncurkan Selancar PAK, Dasbor IKU dan Command Center

JAKARTA, MENARA62.COM – Dorong transformasi pendidikan tinggi melalui Merdeka Belajar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan luncurkan Sistem Pelacakan Secara Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK)...

Sudah Lebih dari 568 Formasi Ribu Guru Diusulkan Pemda Melalui Skema ASN PPPK

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah daerah (pemda) telah mengajukan usulan sebanyak 568.238 formasi guru melalui skema Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

Mudahkan Masyarakat Berinfak, Bank BPD DIY Luncurkan Launching Infak Melalui QRIS

SLEMAN, MENARA62.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bekerjasama dengan Bank BPD DIY Cabang Sleman meluncurkan Infak Masjid melalui QRIS Bank BPD DIY, Kamis (4/3/2021). Launching...