33 C
Jakarta

DowerRun UM Jatim Tuai Apresiasi PASI Madiun

Baca Juga:

MADIUN, MENARA62.COM – DowerRun yang digagas mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UM Jatim), sebelumnya Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), sukses mencatat sejarah sebagai event fun run pertama di kawasan selatan Kota Madiun. Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta itu mendapat apresiasi dari Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Madiun karena dinilai mampu mendorong pemerataan penyelenggaraan olahraga lari.

 

Ketua PASI Kota Madiun, Poedjo Soeprantio, menyebut DowerRun menjadi terobosan baru karena selama ini berbagai event lari lebih banyak digelar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Stadion Wilis, maupun wilayah utara Kota Madiun.

 

“Hadirnya DowerRun di kawasan selatan menjadi warna baru. Ini menunjukkan potensi penyelenggaraan olahraga tidak hanya berada di pusat kota, tetapi juga dapat berkembang di wilayah lain dengan antusiasme masyarakat yang sangat baik,” ujarnya.

 

Menurut Poedjo, keberhasilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UM Jatim menyelenggarakan kegiatan tersebut membuktikan bahwa kalangan akademisi mampu menghadirkan event olahraga yang tertata, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan agar semakin memperluas pemerataan event olahraga sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet lari baru di Kota Madiun.

 

Sementara itu, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UM Jatim, Latutik Mukhlisin, M.I.Kom., menjelaskan bahwa DowerRun merupakan implementasi project-based learning yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam merancang, mengelola, hingga mengevaluasi sebuah kegiatan berskala publik.

 

“Kami bersyukur kegiatan berlangsung lancar dan mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Apresiasi dari Ketua PASI Kota Madiun menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menghasilkan kompetensi akademik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

 

Ketua Panitia DowerRun, Muhammad Syaifudin, menambahkan kesuksesan acara tidak lepas dari kolaborasi seluruh panitia, dosen, sponsor, relawan, serta berbagai mitra yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

 

Diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan, DowerRun tidak hanya menjadi ajang olahraga sekaligus kampanye gaya hidup sehat, tetapi juga membuka babak baru penyelenggaraan event lari di kawasan selatan Kota Madiun.

 

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas, institusi pendidikan, maupun organisasi olahraga untuk menghadirkan lebih banyak event serupa sehingga budaya hidup sehat dan olahraga dapat berkembang merata di seluruh wilayah Kota Madiun. (LM)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!