28.4 C
Jakarta

Gubernur Papua Komjen Pol (Purn.) Mathius D. Fakhiri: Dengan Sagu Cooker Papua Cerah

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, gagasan transformasi konsep bantuan sosial (bansos) dari pola konsumtif menuju bantuan produktif kembali mengemuka. Langkah strategis ini dinilai sebagai alternatif utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional yang berakar pada potensi pangan lokal daerah.

Salah satu inovasi yang kini mendapat perhatian luas adalah Sagu Cooker merek Bellatrix—alat penanak sagu otomatis besutan PT Sagu Cooker Indonesia. Teknologi tepat guna ini dirancang untuk memudahkan masyarakat mengolah pangan lokal seperti papeda, kapurung, dan sinonggi secara lebih praktis, higienis, dan efisien.

Inovasi ini mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri. Dalam pertemuan hangat bersama founder PT Sagu Cooker Indonesia, Aurora Bellatrix Dakka, B.A (Hons), di Jakarta, Gubernur menegaskan pentingnya implementasi teknologi ini untuk mendorong kesejahteraan wilayahnya.

“Sagu Cooker ini menjadi solusi nyata untuk mewujudkan Papua Cerah,” ujar Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri.

Kolaborasi Nyata Anak Negeri dari Indonesia Timur

Sagu Cooker merupakan buah karya cemerlang Aurora Bellatrix Dakka, B.A (Hons), seorang anak perempuan asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, langkah nyata pemanfaatan teknologi ini telah dimulai oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang memperkenalkan sekaligus menyerahkan bantuan Sagu Cooker merek Bellatrix kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis inovasi daerah. Keberhasilan implementasi di Sulawesi Selatan tersebut kini dinilai sangat selaras untuk diadopsi dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Papua.

Intervensi Tepat Sasaran Berbasis Data Valid BPS

Guna memastikan program bantuan produktif ini tepat sasaran dan berdampak optimal bagi masyarakat miskin serta rentan di wilayah sentra sagu Indonesia Timur, usulan distribusi mengacu pada rilis data kemiskinan terupdate dari Badan Pusat Statistik (BPS):

  • Provinsi Papua: Tercatat sebanyak 736.720 jiwa (17,82%) penduduk miskin.
  • Provinsi Sulawesi Selatan: Tercatat sebanyak 685.140 jiwa (7,43%) penduduk miskin.

Melalui integrasi penyaluran bansos produktif ini, pemanfaatan alat otomatis tersebut diproyeksikan mampu melindungi ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi lebih dari 1,4 juta jiwa kelompok rentan di kedua wilayah target. Gagasan ini dinilai selaras dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kedaulatan pangan dan memperkuat ekonomi desa.

Akses Pembelian Mandiri

Selain diprioritaskan sebagai program bansos produktif bagi masyarakat rentan, PT Sagu Cooker Indonesia juga membuka akses komersial secara luas. Bagi masyarakat mampu yang ingin memiliki dan merasakan kemudahan teknologi ini, unit Sagu Cooker merek Bellatrix kini sudah dapat diperoleh secara mandiri melalui toko retail resmi dari para mitra distributor.

PT Sagu Cooker Indonesia membuka seleksi langsung bagi calon distributor resmi, baik dengan skema kemitraan eksklusif (exclusive) maupun umum (general), yang mencakup area lokal hingga jaringan diaspora. Para pelaku usaha yang berminat mengelola distribusi wilayah dipersilakan untuk menghubungi pihak perusahaan.

Informasi lebih lanjut mengenai inovasi, teknologi, serta spesifikasi produk Bellatrix dapat diakses melalui situs resmi perusahaan di sagucookerindonesia.com.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!