25.1 C
Jakarta

Enam Siswa SMPN Turi Meninggal Di Sungai Sempor

Must read

Kedisiplinan dan Kejujuran Menjadi Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- dr. Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan bahwa, dibutuhkan kesungguhan, dan kerja kolektif untuk menyongsong pola kehidupan...

Peringatan Milad 85 Tahun Buya Syafii Ma’arif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Peringatan 85 tahun Buya Syafii, “Buya Syafii di Mata Tokoh Minang” yang digelar Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah-Jaringan Islam Berkemajuan...

Era New Normal, Rumah Ibadah agar Berlakukan Jarak Aman

JAKARTA, MENARA62.COM - Juru Bicara Kementerian Agama Oman Fathurahman mengingatkan kebijakan new normal dimana rumah ibadah akan segera dibuka kembali, masyarakat perlu...

Norma Bekerja Jarak Jauh Sepanjang Tahun, Ini Cara Agar Tetap Nyaman dan Produktif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Memasuki bulan ketiga masa bekerja dari rumah (working-from-home – WFH), nampaknya hampir sebagian besar karyawan mulai terbiasa dengan norma baru...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Kepala Basarnas Yogyakarta Wahyu Efendi mengatakan hingga saat ini tercatat enam siswa meninggal akibat hanyut di Sungai Sempor, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Mereka hanyut terbawa arus deras sungai saat sedang mengikuti kegiatan pramuka pada Jumat (21/2/2020), seperti dilansir Antaranews.com.

Wahyu Efendi mengatakan pada pukul 19.40 WIB korban keenam ditemukan. Dari 239 siswa yang selamat, sudah melapor ke sekolah dan lainnya belum ditemukan.

Kejadian bermula dari kegiatan siswa-siswa Kelas 7 dan 8 SMPN 1 Turi yang sedang melaksanakan susur sungai. Mereka hanyut terbawa arus deras sungai saat kegiatan berlangsung. Kegiatan pramuka SMPN 1 Turi dilaksanakan sekitar pukul 14.30 WIB di Sungai Sempor, Padukuhan Donokerto, Kecamatan Turi.

Kegiatan itu dilakukan saat terjadi hujan deras di sekitar lokasi. Hujan membuat debit air menjadi jauh lebih deras dari biasanya. Dalam peristiwa itu, beberapa siswa dinyatakan tewas, sedangkan yang lainnya dikabarkan luka, dan sebagian lainnya belum ditemukan.

Menurut Wahyu, hingga saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran baik di sungai dan di darat.

Siaran Pers BPBD Yogyakarta juga menyebutkan, untuk operasi pencarian dan penyelamatan dibentuk tujuh search rescue unit (RSU). Ketujuh RSU itu di bawah komando lapangan Asnawi Suroso, kasubdit Basarnas DIY. Sedangkan pos komando dipimpin langsung oleh Waka Polda DIY.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kedisiplinan dan Kejujuran Menjadi Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- dr. Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan bahwa, dibutuhkan kesungguhan, dan kerja kolektif untuk menyongsong pola kehidupan...

Peringatan Milad 85 Tahun Buya Syafii Ma’arif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Peringatan 85 tahun Buya Syafii, “Buya Syafii di Mata Tokoh Minang” yang digelar Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah-Jaringan Islam Berkemajuan...

Era New Normal, Rumah Ibadah agar Berlakukan Jarak Aman

JAKARTA, MENARA62.COM - Juru Bicara Kementerian Agama Oman Fathurahman mengingatkan kebijakan new normal dimana rumah ibadah akan segera dibuka kembali, masyarakat perlu...

Norma Bekerja Jarak Jauh Sepanjang Tahun, Ini Cara Agar Tetap Nyaman dan Produktif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Memasuki bulan ketiga masa bekerja dari rumah (working-from-home – WFH), nampaknya hampir sebagian besar karyawan mulai terbiasa dengan norma baru...

Politisi PKS Ajak Masyarakat Maknai Nilai-Nilai Luhur Pancasila

JAKARTA, MENARA62.COM - Memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh pada Senin, 1 Juni 2020, politisi PKS Anis Byarwati mengajak seluruh warga negara...