25.7 C
Jakarta

Fakultas Hukum UNMUHA Gelar Workshop Penulisan Jurnal Internasional Terindeks Scopus

Baca Juga:

BANDA ACEH, MENARA62.COM – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) mengadakan workshop “Penulisan Jurnal Internasional Terindeks Scopus”, Sabtu (28/5/2022). Kegiatan workshop dalam rangka memotivasi para dosen di lingkungan fakultas hukum untuk bisa produktif menulis artikel dan mempublikasikannya ke dalam jurnal nasional maupun internasional yang terakreditasi.

Kegiatan Workshop penulisan jurnal internasional terindeks scopus tersebut menghadirkan narasumber Heru Susetyo, S.H., LL.M, M.Si, Ph. D, manajer riset dan publikasi badan penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia Workshop diikuti oleh seluruh dosen fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Aceh di lantai II ruang rapat gedung rektorat.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Dr. H. Rizanizarli, SH, MH,  menekankan bahwa membaca jurnal dan menyusun jurnal adalah hal yang penting guna meningkatkan pengetahuan terbaru tentang suatu bidang. Jurnal juga merupakan salah satu hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh setiap dosen ataupun peneliti sesuai bidang ilmu yang ditekuninya dan diterbitkan oleh suatu instansi.

“Mencari jurnal ilmiah, tidak seperti mencari informasi melalui Google. Jurnal ilmiah haruslah terindeks oleh lembaga jurnal yang telah diakui.Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun sebuah karya ilmiah harus memenuhi metodologi penelitian sehingga bisa dipublikasikan disebuah jurnal,” kata Rizanizarli

Manajer riset dan publikasi badan penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia Heru Susetyo, SH, LL.M., M.Si, Ph.D, dalam materinya menjelaskan beberapa hal antara lain manfaat menulis jurnal bagi dosen, panduan umum penulisan jurnal, bagaimana alur proses review sebuah jurnal oleh tim penyelenggara jurnal hingga terbit.

Secara runtut pemateri menerangkan proses mencari sumber referensi penulisan jurnal hingga memilih penyelenggara jurnal yang tepat untuk mempublikasikan naskah jurnal yang telah ditulis.

“Dengan begitu para dosen dapat mempublikasikan artikel ilmiah yang telah ditulis dengan tepat pada jurnal yang terakreditasi baik,” tutup Heru Susetyo.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!