31.3 C
Jakarta

Gamal Albinsaid Isi Sinema Pesma UMS: Pemuda Itu Harus Berani dalam Empat Hal. Ini Penjelasannya.

Baca Juga:

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

Respon Resuffle Kabinet, Maluku Satu Hati dan JAMI Rekomendasikan Putra-Putri Terbaik Maluku

JAKARTA, MENARA62.COM — Jaringan  Aktivis Milenial Indonesia (JAMI) pro pemerintah yang terdiri dari beberapa anak muda Maluku yang miliki posisi strategis pada organisasi nasional...

UMKM Go Digital Dikembangkan di Minggir Sleman

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Pimpinan Cabang Muhammadiyah Minggir, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergerak menuju digital melalui...

 

PABELAN, MENARA62.COM-Dokter muda bertalenta, Gamal Albinsaid dihadirkan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pesantren Mahasiswa KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai pembicara dalam acara Seminar Online Pesma (Sinema) melalui aplikasi Zoom. Acara yang bertajuk  Move Forward to Be Smart Moslem Generation tersebut dilaksanakan Sabtu malam (20/2/2021).

Ketua Umum IMM Pesma, Ahmad Arfian Hafiz mengatakan, acara tersebut sebagai pembuka atau prolog KBM (kegiatan belajar mengajar) Pesma KH Mas Mansur UMS. Ia berharap melalui seminar ini para peserta  Mahasantri Pesma KH Mas Mansur bisa lebih bersemangat kembali dalam belajar.

Di hadapan 236 peserta, dr. Gamal Albinsaid menyampaikan kalau anak muda itu harus berfikir kritis agar dapat menganalisa masalah yang ada dengan baik. Selain itu, anak muda juga harus kreatif dalam berfikir, artinya dia dapat menemukan solusi-solusi yang bagus dari permasalahan yang dia kritisi.

Menurut Gamal, anak muda itu harus berani dalam empat hal, keluar dari zona nyaman, membuat suatu karya yang nyata, prestasi dan pengakuan dari masyarakat.

“Dalam prosesnya ketika membangun itu semua, fokuslah pada dampak, bukan pada penilaian orang lain. Kalau fokus pada dampak, maka kita akan berfikir dampak seperti apa yang akan kita berikan untuk orang lain,” ujarnya.

Ia juga berpesan kalau sukses itu tidak ada yang instan, butuh usaha dan kerja keras. Jangan biarkan masa muda berlalu begitu saja. “Tapi isilah masa muda  dengan banyak berkarya,” tandasnya. (BN/*).

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

Respon Resuffle Kabinet, Maluku Satu Hati dan JAMI Rekomendasikan Putra-Putri Terbaik Maluku

JAKARTA, MENARA62.COM — Jaringan  Aktivis Milenial Indonesia (JAMI) pro pemerintah yang terdiri dari beberapa anak muda Maluku yang miliki posisi strategis pada organisasi nasional...

UMKM Go Digital Dikembangkan di Minggir Sleman

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Pimpinan Cabang Muhammadiyah Minggir, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergerak menuju digital melalui...

Terus Bergerak, UMY Latih Guru Kelola Radio Komunitas di Kulon Progo

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Terus bergerak membantu sesama. Inilah yang dilakukan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mubaligh Hijrah Universistas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pelatihan dan...