25.6 C
Jakarta

Gempa 5,3 SR Guncang Nias Utara, dan Ratusan Rumah Rusak Di Morotai

Must read

MDMC  dan LazisMu Salurkan Hasil Penggalangan Dana Peduli Korban Kebakaran

LAHAT,MENARA62.COM- Surat Keputusan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah Kabupaten Lahat Tentang Pembentukan Pengurusan Pos Koordinasi (POSKOR) MDMC Lahat pada hari senin tanggal 5 Oktober 2020,  Dikarenakan telah...

Peringati Hari Santri, Menag Minta Pesantren Jangan Jadi Klaster Covid-19

Jakarta,Menara62.com - Menteri Agama Fachrul Razi meminta pondok pesantren lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan Covid-19. Hampir setahun sejak wabah covid melanda negeri ini,...

Angka Stunting Ditargetkan Turun Menjadi 14 Persen pada Akhir 2024

JAKARTA, MENARA62.COM - Staf khusus Wakil Presiden RI Bambang Widianto mengatakkan, pemerintah berkomitmen akan menurunkan stunting pada akhir 2024 menjadi 14%. Sudah tentu ini...

Pandemi Covid-19, Kekerasan Berbasis Gender Meningkat

JAKARTA, MENARA62.COM- Kekerasan terhadap perempuan bukan hanya terjadi di situasi normal sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Di tengah pendemi yang sudah memasuki bulan ke delapan...

JAKARTA, MENARA62.COM — Gempa 5,3 SR guncang Nias Utara, dan ratusan rumah rusak di Morotai. Hal ini disampaikan Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, di Jakarta, Selasa (21/11/2017).

BMKG telah melaporkan kejadian gempa 5,3 SR dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 15 kilometer di 52 kilometer barat laut Nias Utara Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (21/11/2017) pukul 06:41 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Kabupaten Nias Utara. Gempa dirasakan lemah selama 3 – 4  detik di Kabupaten Nias Utara. Gempa dirasakan lemah selama 1 – 2 detik di Kabupaten Nias Barat dan gempa tidak dirasakan di Kota Gunung Sitoli. Aktivitas masyarakat normal. Tidak ada kerusakan dari dampak gempa.

Sementara itu, gempa 5,7 SR dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 10 kilometer di 37 kilometer barat laut Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara pada Sabtu (18/11/2017) pukul 23:07 WIB, menimbulkan  korban jiwa dan kerusakan bangunan. BMKG telah melaporkan bahwa terus terjadi gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

BPBD Pulau Morotai telah melaporkan dampak gempa kepada Posko BNPB. Saat terjadi gempa, dirasakan kuat di wilayah Pulau Morotai selama 3-5 detik. Saat bersamaan, gempa mengakibatkan lampu padam dan warga panik berhamburan keluar rumah. Gempa ini juga dirasakan kuat di wilayah Halmahera Utara selama 3-5 detik dan warga panik berhamburan keluar rumah.

Dampak gempa merusak bangunan di 5 desa yaitu Desa Posi-Posi, Desa Leo-Leo Rao, Desa Aru Burung, Deaa Lou Madoro, Desa Saminya Mao dan Desa Waya Bula di Kecamatan Morotai Selatan Barat Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara.

Satu orang meninggal dunia dan 294 bangunan rusak akibat gempabumi. Total kerusakan akibat gempa bumi, 160 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, 108 rumah rusak ringan, 1 pustu rusak berat, 12 gereja dan satu sekolah dasar rusak ringan.

Sebanyak 486 jiwa dari Desa Leoleo Rao, dan 75 kepala keluarga dari Desa Aru Burung, serta Lou Madoro saat ini telah diungsikan pemerintah daerah setempat ke tempat yang lebih aman.

Di Desa Posiposi terdapat 2 rumah rusak berat, 2 rusak ringan, dan 3 rusak sedang. Sementara, Desa Leoleo Rao sebanyak 56 rumah rusak berat dan 6 gereja rusak ringan. Juga di Desa Aru Burung ada 50 rumah rusak berat, 4 rusak ringan, dan 2 gereja rusak ringan, serta satu puskesmas pembantu (pustu) rusak berat. Sedangkan di Desa Lou Madoro terdapat 47 rumah rusak berat, 90 rumah rusak ringan, 3 gereja rusak ringan, 1 SD rusak ringan dan 1 pustu rusak ringan.

BPBD Kabupaten Morotai bersama Forkompimcam telah ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi, monitoring serta pendataan. Dinas Kesehatan setempat memberikan bantuan medis kepada korban terdampak. Kebutuhan mendesak adalah kebutuhan dasar, family kits, speed boat besar untuk menjangkau daerah terdampak, radio komunikasi, dan tenda.

Masyarakat dihimbau untuk tenang dan meningkatkan kewaspadaan dari ancaman gempa. Gempabumi tidak dapat diprediksi secara pasti. Gempa pasti terjadi tetapi kemampuan iptek saat ini belum mampu memprediksi gempa secara pasti kapan, dimana dan berapa besar kekuatan gempa. Jika ada berita atau informasi tentang akan terjadi gempa secara pasti di suatu daerah dan disertai foto-foto fenomena alam seperti ikan paus terdampar, tangkapan hasil ikan di laut melimpah dan lainnya. Itu tidak ada kaitan dengan gempa. Itu semua hoax. Jangan disebarluaskan. Hendaknya masyarakat mencari informasi ke BMKG sebagai lembaga yang kompeten dan berwenang menyampaikan kegempaan.

Untuk info lebih lanjut hubungi: Dalik Ghafur (Kalak BPBD Pulau Morotai 0813 5573 4266) dan Musliha (Kasie Pencegahan BPBD Kabupaten Pulau Morotai 0812-4178-5000).

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

MDMC  dan LazisMu Salurkan Hasil Penggalangan Dana Peduli Korban Kebakaran

LAHAT,MENARA62.COM- Surat Keputusan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah Kabupaten Lahat Tentang Pembentukan Pengurusan Pos Koordinasi (POSKOR) MDMC Lahat pada hari senin tanggal 5 Oktober 2020,  Dikarenakan telah...

Peringati Hari Santri, Menag Minta Pesantren Jangan Jadi Klaster Covid-19

Jakarta,Menara62.com - Menteri Agama Fachrul Razi meminta pondok pesantren lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan Covid-19. Hampir setahun sejak wabah covid melanda negeri ini,...

Angka Stunting Ditargetkan Turun Menjadi 14 Persen pada Akhir 2024

JAKARTA, MENARA62.COM - Staf khusus Wakil Presiden RI Bambang Widianto mengatakkan, pemerintah berkomitmen akan menurunkan stunting pada akhir 2024 menjadi 14%. Sudah tentu ini...

Pandemi Covid-19, Kekerasan Berbasis Gender Meningkat

JAKARTA, MENARA62.COM- Kekerasan terhadap perempuan bukan hanya terjadi di situasi normal sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Di tengah pendemi yang sudah memasuki bulan ke delapan...

Kunjungi Kali Sentiong, Wagub Riza Pastikan Wilayah Siap Hadapi Banjir

JAKARTA, MENARA62.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan kunjungan ke Kali Sentiong di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020). Kunjungan...