25.4 C
Jakarta

Gempa Guncang NTB dan NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

Must read

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

Kasusnya Makin Marak, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Ikut Cegah Perkawinan Anak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan kasus perkawinan anak khususnya di tengah pandemi ini kian mengkhawatirkan. Belum...

JAKARTA, MENARA62.COM— Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Waingapu Arief Tyastama, pada Sabtu (7/1/2017) mengingatkan adanya gempa tektonik yang melanda sebagian besar wilayah NTB dan NTT.

Analisis BMKG menunjukkan, gempabumi terjadi pukul 16:11:59 WIB dengan kekuatan M=5,7 (selanjutnya diupdate menjadi berkekuatan M=5,5). Episenter terletak pada 9,54 LS dan 120,12 BT, tepatnya di darat pada jarak 47 km arah Tenggara Kabupaten Sumba Tengah pada kedalaman 82 km.

Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukan, gempabumi (skala intensitas II SIG BMKG yang setara dengan III-IV MMI) di daerah yang berdekatan dengan pusat gempabumi, yaitu Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. Selain itu gempabumi ini juga dirasakan luas di wilayah lain dengan intensitas lebih kecil antara II SIG BMKG atau II-III MMI di Bima dan I SIG BMKG atau II MMI di Sumbawa.

Gempabumi ini merupakan gempabumi berkedalaman menengah yang terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Indo-Australia menyusup ke bawah Lempeng Eurasia dengan laju 67 mm/tahun, dan memicu deformasi batuan pada slab lempeng Indo-Australia di Zona Benioff pada kedalaman 82 km di bawah Pulau Sumba. Berdasarkan hasil pemodelan tsunami dan analisis yang dilakukan oleh BMKG menunjukkan, gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

BMKG akan terus melakukan monitoring perkembangan aktivitas gempabumi susulan dan hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat. Untuk itu, kepada masyarakat pesisir di NTB dan NTT di dihimbau agar tetap tenang.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

Kasusnya Makin Marak, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Ikut Cegah Perkawinan Anak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan kasus perkawinan anak khususnya di tengah pandemi ini kian mengkhawatirkan. Belum...

Terra Drone Indonesia Resmi Menjadi Reseller Teknologi Drone eVTOL Quantum System

JAKARTA, MENARA62.COM -- Terra Drone Indonesia dan Quantindo meresmikan kerjasama reseller untuk memperluas jaringan penggunaan dan penjualan wahana eVTOL Quantum System di Indonesia. Kerja sama...