24.8 C
Jakarta

Generasi Indonesia Bukan Generasi Cengeng

Must read

BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN BANTUAN KE SULBAR

  MAMUJU, MENARA62.COM-Gempa yang menimpa wilayah Majene, Mamuju dan sekitarnya menggugah kesadaran banyak pihak untuk menyalurkan bantuan baik dilakukan sendiri maupun melalui lembaga-lembaga resmi. BAZNAS provinsi...

Berikan Trauma Healing, MDMC Kalsel Terjunkan Beberapa Relawan

KALIMANTAN SELATAN, MENARA62.COM - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Selatan Menerjunkan Relawan Psikososial ke beberapa Titik Pengungsian yang ada di Kalimantan...

MDI Indramayu: Pernyataan Nadiem Terkait Seragam Sekolah Bersimbol Agama Justeru Bikin Gaduh

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Ketua Umum Majelis Dakwah Islamiyyah (MDI) Kabupaten Indramayu menanggapi video yang beredar di media sosial dimana Menteri Pendidikan melarang sekolah menggunakan...

Jadi Ketua Umum MES, Anis Sampaikan Ucapan Selamat kepada Erick Thohir

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Byarwati, menyambut baik terpilihnya Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir menjadi Ketua...

Opini Oleh: Trina Sumiya, S.PdGuru BK SMA Negeri 1 Belik, Pemalang

PEMALANG,MENARA62.COM-Dulu saat kita nakal atau tidak dispilin atau saat kita tidak bisa menjawab pertanyaan, guru biasanya menghukum kita bahkan mungkin pernah melempar penghapus papan tulis ke arah kita. Saat kita mengadu kepada orangtu, orang tua akan menasehati kita bahwa guru bersikap seperti itu bukan karena benci tapi itu karena bentuk sayang guru kepada kita. Karena perlakuan dari guru itu bukannlah kekerasan. Perlakuan itu tidak menyebabkan sakit dan tidak melukai. Hanya sebuah pukulan ringan untuk membuat murid-muridnya mengerti bahwa apa yang mereka lakukan kurang tepat. Hampir tidak ada orangtua yang menyalahkan gurunya karena mereka percaya, itu adalah bagian dari proses pendidikan agar anaknya menjadi orang hebat dan tidak cengeng. Buahnya atau hasilnya kita menjadi mengerti bagaimana menghargai orang lain, tau bagaimana sopan santun, memahami adab, menjadi displin dan masih banyak hal positif lain yang diharapkan dari guru . Kita tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang hormat kepada guru dan efeknya juga dirasakan oleh orang tua, dirumah anakpun menjadi anak yang penurut dengan orang tua.

“ Tidak semua hukuman dari guru adalah kriminal”

Lalu kita menjadi orangtua di zaman sekarang tak sedikit berita orangtua melaporkan guru karena telah mencubit, memukul atau menghukum anaknya di sekolah. Hingga menjadi fenomena yang menjamur dimasyarakat kita sekarang. Ini mengakibatkan fungsi guru tinggal mengajar saja, menyampaikan pelajaran selesai dan memberi nilai hanya itu saja. Bukan mendidik lagi, fungsi pendidikan sudah mulai terkikis dengan adanya sikap orang tua yang tidak terima apabila anaknya diberi sanksi di sekolah.

“Anda pilih menegakan HAM atau akhlak anak kita? HAM tak pernah berbuat apa-apa ketika akhlak anak kita rusak, tetapi ketika anak dicubit untuk didisiplinkan HAM berbicara lantang”

Jangan salahkan guru jika murid sekarang kurang mengerti akhlak dan hasil pendidikannya tidak seperti yang diharapkan orangtua. Bukannya tidak mau mendidik muridnya lebih baik, mereka takut dilaporkan oleh wali murid seperti yang dialami teman-teman guru. Sudah banyak guru yang dilaporkan hingga berurusan dengan polisi, hanya gara-gara guru memukul atau menghukum muridnya. Semua atas nama HAM ( Hak Asasi Manusia ) dan undang-undang perlindungan anak.

Tetapi ketika moralitas hancur, akhlak generasi muda bobrok pernahkan HAM membuat aksi nyata menuntut perbaikan moral dan akhlak bangsa??. Mari renungkan kembali para orangtua atau wali murid untuk bisa membangun kembali hubungan yang lebih baik dengan guru. Kita bersinergi untuk menyiapkan sebuah generasi masa depan yang luar biasa bukan menjadi generasi cengeng.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN BANTUAN KE SULBAR

  MAMUJU, MENARA62.COM-Gempa yang menimpa wilayah Majene, Mamuju dan sekitarnya menggugah kesadaran banyak pihak untuk menyalurkan bantuan baik dilakukan sendiri maupun melalui lembaga-lembaga resmi. BAZNAS provinsi...

Berikan Trauma Healing, MDMC Kalsel Terjunkan Beberapa Relawan

KALIMANTAN SELATAN, MENARA62.COM - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Selatan Menerjunkan Relawan Psikososial ke beberapa Titik Pengungsian yang ada di Kalimantan...

MDI Indramayu: Pernyataan Nadiem Terkait Seragam Sekolah Bersimbol Agama Justeru Bikin Gaduh

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Ketua Umum Majelis Dakwah Islamiyyah (MDI) Kabupaten Indramayu menanggapi video yang beredar di media sosial dimana Menteri Pendidikan melarang sekolah menggunakan...

Jadi Ketua Umum MES, Anis Sampaikan Ucapan Selamat kepada Erick Thohir

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Byarwati, menyambut baik terpilihnya Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir menjadi Ketua...

Reaksi Anafilaktik Akibat Imuniasi Jarang Ditemukan

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Dr. dr. Hindra Irawan Satari, SpA(K), MTropPaed mengatakan bahwa reaksi anafilaktik akibat vaksinasi sangat...