JAKARTA, MENARA62.COM — 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Hari guru diperingati dalam rangka memberi penghargaan pada guru-guru di Indonesia. Seperti tahun ini, Hari Guru Nasional diperingati dengan beragam cara di berbagai tempat.
Salah satunya adalah Prof. Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memiliki cara sendiri dalam memperingati Hari Guru Nasional. Ia menulis sebuah karya, yaitu puisi yang diunggah di akun media sosialnya.
Puisi yang ditulis oleh Haedar berjudul “Guru di Masa Perubahan.” Puisi tersebut ia persembahkan untuk guru di seluruh dunia.
Berikut puisi karya Ketum PP Muhammadiyah tersebut:
Guru di Masa Perubahan
Guru
Engkau adalah hulu
Digugu dan ditiru
Guru
Engkau adalah muara
Pendidik nilai utama
Guru
Dulu menjadi suri
Bagi setiap anak negeri
Membentuk jatidiri
Jadi insan berarti
Guru
Ketika zaman berubah
Segala pamrih menjadi lumrah
Adakah banyak guru
Masih digugu dan ditiru
Menebar nilai pencerah
Guru
Ketika zaman bermahkota materi
Adakah banyak guru
Menjadi suri bertabur arti
Dalam mendidik anak negeri
Guru
Kini engkau dalam jeruji
Dicengkeram rezim sertifikasi
Masihkah engkau peduli
Menjadi pendidik akal-budi
Berkhidmat sepenuh hati
Bagi kemajuan negeri
Guru
Duniamu dihempas perubahan
Dalam sejuta ketakpastian
Antara realita dan harapan
Masihkah bersemi jiwa pengabdian
Sebagai suri teladan
Bagi generasi ke depan
Guru
Engkau adalah dambaan
Pembawa sukma keadaban
Di seluruh tanah harapan
Bagi Indonesia berkemajuan
Karya: Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar NashirÂ
Bandara Soetta, 24 November 2019
Dari Jakarta ke Ankara