30.2 C
Jakarta

Hindari Penularan Hepatitis B, Yuk Bawa Pisau Cukur Sendiri Saat Ke Barbershop

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM– Bercukur di barbershop atau tukang cukur adalah lazim yang banyak dilakukan orang. Tetapi bercukur ditempat umum sebaiknya waspada. Karena alat cukur utamanya silet yang digunakan secara bergantian, berpotensi menularkan virus hepatitis B.

“Sangat disarankan bagi bapak-bapak yang mau cukur, sebaiknya bawa pisau cukur sendiri, supaya risiko tertular hepatitis B bisa dihindari,” papar dr Sedya Dwisangka, Kasubdit Hepatitis Kementerian Kesehatan di sela temu media, Rabu (26/7).

Menurut dr Ongki, sapaan akrab dr Sedya, penularan hepatitis B saat mencukur rambut bisa terjadi bila ada luka berdarah. Sehingga meski sebelumnya tidak menderita hepatitis B, bisa saja hanya karena hal sepele, seorang pria menjadi tertular hepatitis B.

Karena itu dr Ongki menyarankan sebaiknya saat pergi bercukur ke barbershop, para pria membawa sendiri pisau cukurnya. Hal sepele ini akan sangat melindungi pria dari risiko tertular hepatitis B.

“Atau kalau nggak membawa sendiri, mintalah kepada tukang cukur untuk menggunakan silet sekali pakai,” tambahnya.

Hepatitis B jelas dr Ongki menular melalui media kontak cairan darah. Proses penularannya  berjalan cukup lama untuk menjadi hepatitis B dan ini terjadi nyaris tanpa gejala. Misalnya seseorang terkena virus hepatitis B, maka pengaruh terhadap organ hati bisa jadi muncul setelah belasan atau 20 tahun yang akan datang.

“Organ hati tidak memiliki syaraf sehingga meski sudah terjadi kerusakan, penderita tidak akan merasakan nyeri atau keluhan apa-apa. Tiba-tiba saja sudah menjadi sirosis hati, lever,” tukasnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!