25.3 C
Jakarta

Indonesia Harus Belajar dari Hancurnya Negara Suriah

Baca Juga:

Penyerahan Hasil Renovasi Gedung Panti Asuhan Budi Mulia Kabupaten Lahat

LAHAT, MENARA62.COM- Penyerahan hasil renovasi gedung panti asuhan Budi Mulia dari panita pembangunan sekaligus pelaksana renovasi dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah /Pengurus Panti Budi Mulia...

KemenkopUKM Canangkan Ekosistem Transformasi Koperasi dan UMKM Masa Depan

Jakarta, MENARA62.COM  – Kementerian Koperasi dan UKM mencanangkan gerakan baru untuk melakukan percepatan koperasi modern dan UMKM naik kelas, yang disebut dengan Ekosistem untuk transformasi...

UMP Wisuda 10 Anggota Polri Magister Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah terus melahirkan para pemimpin bangsa. Sebanyak 10 Anggota Polri berhasil menyelesaikan program pacasarjana Magister...

Ratusan Mahasiswa UMP Gelar Aksi di Depan Gedung KPK

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Ratusan mahasiswa Unniversitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah ikut tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan...

JAKARTA, MENARA62.COM – Berita palsu atau hoaks kian merebak seiring dengan tahun politik. Situasi tersebut kata Wakabaintelkam POLRI Irjen Pol. Drs. Suntana, M.Si  membawa potensi berbahaya bagi keutuhan Republik Indonesia.

“Teknologi membuat resistensi keutuhan NKRI semakin berat. Hoaks di Indonesia ramai sejak 2012 dalam berbagai tema. Kami sangat berharap Muhammadiyah mengambil peran paling depan dalam melawan hoaks,” harap Suntana di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, seperti dikutip dari laman Muhammadiyah.id, Jumat (18/1).

Dalam acara seminar berjudul “Prahara Suriah: Hoax, Media Sosial, Perpecahan Bangsa” yang digagas oleh Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat (MPI PP) Muhammadiyah tersebut, Suntana berpesan agar masyarakat Indonesia sama-sama belajar dan mengaca pada pengalaman Suriah yang hancur akibat hoaks.

Menurutnya Indonesia merupakan negara yang seksi untuk segala berita, karena negara dengan penduduk muslim terbesar dan stabilitasnya terjaga. Tidak sedikit negara yang tidak suka dengan stabilitas Indonesia.

“Apalagi di Suriah tidak ada civil society yang kuat seperti Muhammadiyah,” ujar Suntana menceritakan pengalaman bertabayun kepada para tokoh agama dan pemerintahan di Suriah selama sepekan.

Terkait ancaman hoaks, Ketua PP Muhammadiyah Hajriyanto Y Thohari menyampaikan bahwa berita hoaks juga diproduksi oleh pihak yang berbicara tanpa latar belakang kompetensi yang sesuai.

“Dalam melihat konflik di Timur-Tengah, bangsa Indonesia kekurangan sarjana yang betul-betul dibesarkan dalam studi Hubungan Internasional. Kebanyakan para pengamat Timur-Tengah latarbelakangnya malah agama. Jadi sedikit-sedikit membawa agama,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Edi Kuscahyanto menyampaikan bahwa banjir informasi yang tidak diimbangi dengan daya kritis akan mudah menyebar tanpa ada proses verifikasi. Untuk mencegah hal tersebut MPI bersama Majelis Tarjih telah membuat kode etik bagi Netizen Muhammadiyah

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Penyerahan Hasil Renovasi Gedung Panti Asuhan Budi Mulia Kabupaten Lahat

LAHAT, MENARA62.COM- Penyerahan hasil renovasi gedung panti asuhan Budi Mulia dari panita pembangunan sekaligus pelaksana renovasi dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah /Pengurus Panti Budi Mulia...

KemenkopUKM Canangkan Ekosistem Transformasi Koperasi dan UMKM Masa Depan

Jakarta, MENARA62.COM  – Kementerian Koperasi dan UKM mencanangkan gerakan baru untuk melakukan percepatan koperasi modern dan UMKM naik kelas, yang disebut dengan Ekosistem untuk transformasi...

UMP Wisuda 10 Anggota Polri Magister Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah terus melahirkan para pemimpin bangsa. Sebanyak 10 Anggota Polri berhasil menyelesaikan program pacasarjana Magister...

Ratusan Mahasiswa UMP Gelar Aksi di Depan Gedung KPK

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Ratusan mahasiswa Unniversitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah ikut tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan...

Dukung GLN, 13 Mahasiswa UMK Bangun Rumtekdes di Desa Oenai

OENAI, KUPANG, NTT -- Rumah Literasi Anak Desa (RUMTEKDES) Desa Oenai yang dikerjakan tim PHP2D UKM Komunitas Sastra Pondok Aspira Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK)...