28.7 C
Jakarta

ITB Kembangkan Moda Transportasi Berbasis Listrik

Must read

Beribadah, Benarkah Sulit?

Oleh Ashari, SIP)* KITA  lahir di dunia bukan tanpa tujuan. Kita lahir di dunia bukan kehendak sendiri. Meski kita harus berjuang dengan jutaan sel sperma...

Dubes RI di Jepang Dukung Pembentukan Jaringan Forum Bisnis WNI di 47 Perfektur

JAKARTA, MENARA62.COM - Forum Bisnis Baru Bersama (BBB) bagi WNI yang ada di Jepang melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kedutaan Besar RI di Jepang,...

Menteri Kelautan Tebar Ribuan Benih Ikan di Embung Gadingan Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM – Dalam upaya mensinergikan budidaya ikan dengan pelestarian lingkungan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono bersama dengan Bupati Sleman Sri...

XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

LEBAK, BANTEN, MENARA62.COM -- Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mewakafkan sebuah jembatan antardesa di pelosok Kabupaten Lebak, Banten. Setelah melalui proses pembangunan...

BANDUNG, MENARA62.COM—Institut Teknolgi Bandung (ITB) mengembangkan tiga inovasi transportasi berbasis listrik yakni bus listrik, kendaraan pengiriman listrik, dan Metro Capsule. Ketiga inovasi ini diharapkan mampu menambah beberapa inovasi transportasi yang sudah dikembangkang oleh ITB.

“Fokusnya di tiga bidang teknologi yang tadi. Kita kerjasama dengan berbagai perusahaan industri,” kata Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Berkelanjutan ITB, Sigit Santosa, saat Pameran Karya Inovasi di Aula Barat ITB, Bandung, Minggu (5/3), dikutip Antara.

Dia menuturkan, inovasi-inovasi itu kini masih dalam tahap pengembangan tim ITB. Namun Metro Capsule sudah diujicoba dengan membangun track sepanjang 300 meter di Subang. “Di sana diuji semua uji sistem, uji fungsi dan macem-macem dites di sana. Dan hasilnya cukup bagus,” katanya.

Rencananya pembangunan Metro Capsule akan dilakukan di Kota Bandung sepanjang enam kilometer dari Stasiun Bandung, ke arah Dalem Kaum, Tegalega, dan kembali ke Stasiun Bandung.

Santosa menjelaskan, produksi kendaraan listrik itu nantinya akan bekerja sama dengan industri-industri manufaktur dalam negeri maupun luar negeri seperti PT INKA, PT KAI, PT INTI, PT PINDAD, PT Lens, dan berbagai kerjasama pengembangan dengan universitas luar negeri.

Ia menambahkan, pengembangan transportasi bertenaga listrik itu merupakan upaya menghadapi revolusi industri otomotif pada 2025. Selain itu, kendaraaan listrik ini menjadi alternatif transportasi dan solusi atas permasalahan kebutuhan energi pengganti BBM dan pencemaran lingkungan.

“Jadi nanti kendaraan dengan menggunakan bahan bakar kan berkurang bahkan habis diganti oleh kendaraan hibrida dan listrik,” ujarnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Beribadah, Benarkah Sulit?

Oleh Ashari, SIP)* KITA  lahir di dunia bukan tanpa tujuan. Kita lahir di dunia bukan kehendak sendiri. Meski kita harus berjuang dengan jutaan sel sperma...

Dubes RI di Jepang Dukung Pembentukan Jaringan Forum Bisnis WNI di 47 Perfektur

JAKARTA, MENARA62.COM - Forum Bisnis Baru Bersama (BBB) bagi WNI yang ada di Jepang melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kedutaan Besar RI di Jepang,...

Menteri Kelautan Tebar Ribuan Benih Ikan di Embung Gadingan Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM – Dalam upaya mensinergikan budidaya ikan dengan pelestarian lingkungan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono bersama dengan Bupati Sleman Sri...

XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

LEBAK, BANTEN, MENARA62.COM -- Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mewakafkan sebuah jembatan antardesa di pelosok Kabupaten Lebak, Banten. Setelah melalui proses pembangunan...

Setelah Forkompimda Kota Yogyakarta, Giliran Nakes Segera Divaksinasi Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Asa untuk bisa segera terbebas dari pandemi muncul dengan adanya vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta. Kegiatan vaksinasi diawali dengan vaksinasi kepada...