25.6 C
Jakarta

Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah

Must read

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

‎“…dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya ‎yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang yang kafir.” ‎‎(Q.S. Yusuf: 87)‎

Hidup ini memang penuh ujian dan cobaan. Ada yang diuji dengan ‎kecemasan dan kekhawatiran akan masa depannya yang masih belum pasti. ‎Ada yang diuji dengan kemiskinan, kelaparan, kekurangan harta benda. Ada ‎yang diuji dengan penyakit yang tak kunjung sembuh. Ada yang diuji dengan ‎kematian serta kehilangan orang-orang yang dicintai. Ada yang diuji dengan ‎keresahan serta kecemasan ketika jodoh tidak kunjung datang sementara ‎umur terus bertambah. Ada yang diuji dengan kekhawatiran dan ketakutan ‎ketika keturunan tak jua hadir setelah bertahun-tahun berumah tangga. Ada ‎pula yang diuji dengan kegalauan saat tak kunjung mendapat pekerjaan.‎

Kesemua ujian dan cobaan itu adalah cara Allah untuk melihat kualitas ‎diri para hamba-Nya. Siapakah di antara mereka yang paling baik amalnya. ‎

Apakah dengan hadirnya ujian dan cobaan hidup itu membuat seorang ‎hamba terus menerus mengeluh, meratapi nasib, mengutuk keadaan, bahkan ‎mempertanyakan keadilan Tuhan? Ataukah justru dengan hadirnya beragam ‎ujian dan cobaan hidup itu semakin membuat seorang hamba menyadari ‎kelemahannya, sembari terus menerus memperbaiki diri, meningkatkan ‎kualitas pribadinya, meningkatkan kualitas serta intensitas kedekatannya ‎kepada Allah?‎

Dari ujian dan cobaan hidup yang dihadirkan itu juga akan terlihat ‎jelas, siapakah yang mudah putus asa, gampang menyerah, serta tidak tahan ‎dengan kenyataan hidup yang dialaminya? Siapa pula yang meskipun ujian ‎datang bertubi-tubi silih berganti, cobaan seakan tak pernah berhenti ‎menghampiri, tetapi ia tetap sabar dan tabah serta berserah diri kepada Sang ‎Ilahi?‎

Al-Qur’an mengajarkan kepada kita untuk tidak berputus asa dari ‎rahmat Allah. Karena rahmat Allah sangat luas. Bahkan rahmat-Nya melebihi ‎murka-Nya. ‎

Tidak berputus asa dari rahmat Allah artinya yakin sepenuh hati bahwa ‎Allah sangat sayang kepada hamba-hamba-Nya. Tidak berputus asa dari ‎rahmat Allah artinya tetap melakukan ikhtiar maksimal dalam menjalani hidup ‎ini, meskipun serangkaian ujian dan cobaan selalu datang menghadang. Tidak ‎berputus asa dari rahmat Allah artinya selalu berbaik sangka kepada Allah, ‎bahwa setiap kenyataan hidup yang kita hadapi pasti menyimpan hikmah serta ‎pelajaran yang sangat berharga yang hendak disampaikan Allah kepada kita. ‎Tidak berputus asa dari rahmat Allah artinya bahwa rencana Allah pasti yang ‎terbaik.‎

Tidak berputus asa dari rahmat Allah adalah salah satu ciri keimanan ‎seseorang. Seperti ditegaskan pada rangkaian ayat ke-87 surat Yusuf yang ‎penulis kutip di awal tulisan ini, bahwa Allah SWT melarang hamba-hamba-Nya ‎untuk berputus asa dari rahmat-Nya. Karena putus asa adalah sikap orang-‎orang kafir.‎

Seorang mukmin harus yakin sepenuh hati bahwa setiap masalah pasti ‎ada solusinya, setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya, setiap ujian dan ‎cobaan pasti ada nilai serta pesan yang ingin disampaikan oleh Allah kepada ‎hamba-hamba-Nya.‎

Dalam ayat lain ditegaskan bahwa konsekuensi atas keimanan kita ‎adalah hadirnya ujian dan cobaan hidup. “Apakah manusia itu mengira bahwa ‎mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka ‎tidak diuji lagi?” Demikian pernyataan Allah yang termaktub di dalam Q.S. Al-‎‎‘Ankabut: 2. Dengan demikian jelaslah bahwa ujian dan cobaan itu hadir ‎untuk mengukur kadar keimanan seorang hamba kepada Allah. ‎

Sejauh mana tingkat keimanan seorang bisa dilihat seberapa sabar dan ‎tabah ketika ditimpa ujian dan cobaan hidup. Sehebat apa kualitas keimanan ‎seseorang bisa diukur dari seberapa ikhlasnya menerima ketetapan (qadha) ‎dan takdir (qadar) Allah.‎

Berbahagialah orang-orang yang ketika ditimpa ujian, diterpa cobaan, ‎tetap sabar dan tabah serta ikhlas dengan keyakinan yang penuh bahwa itu ‎adalah cara Allah untuk melihat kualitas keimanannya. ‎

Ruang Inspirasi, Senin (16/3/2020).

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....