28.9 C
Jakarta

Kajian Ahad PCM Kebakkramat Dipadati 500 Jamaah

Baca Juga:

KARANGANYAR, MENARA62.COM – PCM Kebakkramat menggelar Kajian Ahad Pagi di kompleks SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat dengan penuh khidmat dan antusiasme jamaah. Kegiatan yang diikuti sekitar 500 jamaah tersebut berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 07.00 WIB.

Acara diawali dengan tahsin Al-Qur’an yang bertujuan memperbaiki bacaan serta meningkatkan kecintaan jamaah terhadap Al-Qur’an sebelum memasuki sesi kajian utama.

Kajian menghadirkan Direktur Sekolah Vokasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Ir. Suranto ST MM MSi sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Prof. Suranto membawakan materi secara interaktif, komunikatif, dan diselingi humor ringan sehingga suasana kajian terasa hidup dan mudah dipahami jamaah.

Dalam ceramahnya, Prof. Suranto mengulas hadis tentang golongan hamba yang mendapatkan naungan Allah SWT pada hari kiamat. Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya keikhlasan, kepemimpinan yang adil, menjaga hati tetap dekat dengan masjid, gemar bersedekah, saling tolong-menolong, mencegah kemungkaran, hingga pentingnya taubat nasuha.

“Nilai-nilai Islam harus terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar mampu membentuk pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Ketua PCM Kebakkramat menjelaskan, kegiatan kajian Ahad pagi ini bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat menjadi insan terbaik yang memberi manfaat bagi banyak orang.

Selain itu, kajian rutin tersebut juga menjadi sarana pembinaan spiritual agar jamaah semakin termotivasi memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

Sukardi menambahkan, manfaat yang dirasakan jamaah antara lain bertambahnya wawasan agama, meningkatnya semangat beribadah, serta tumbuhnya kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap masyarakat mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjaga kerukunan dalam membangun lingkungan yang harmonis,” jelas Sukardi.

Melalui kajian rutin ini, jamaah diharapkan mampu menjadi pribadi berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta mampu menebarkan manfaat dan kebaikan di lingkungan sekitar sesuai tuntunan Rasulullah SAW. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!