25.6 C
Jakarta

Kampanyekan Muktamar, UMP Gowes Sepanjang Jalan Purwokerto – Yogyakarta

Must read

Platform PJJ akan Dipermanenkan. Soal Metode Belajar Tetap Tergantung Zona Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM  – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak berencana permanenkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa tetap akan ditentukan...

Gizi Optimal Sejak Pra Kehamilan, Upaya Penting Lahirkan Generasi Emas

JAKARTA, MENARA62.COM - Gizi optimal tidak disiapkan seketika, saat anak lahir. Tetapi persiapannya harus dilakukan jauh hari sebelumnya, bahkan sebelum kehamilan itu terjadi (pra...

Boarding School, Sekolah sambil Mondok, sebuah Pilihan

Oleh: Ashari, SIP* Aksioma yang menyatakan pergantian menteri selalu dibarengi dengan pergantian kebijakan, rasanya tidak terbantahkan.  Dari pergantian kurikulum, Silabus hingga Perangkat Pembelajaran dan Sistem...

Ramai Isu Pengembalian Pengawasan Bank ke BI, Ini Tanggapan KADIN dan HIPMI

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kondisi perekonomian negara menjadi menjadi salah satu cukup memprihatinkan imbas pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak triwulan pertama tahun 2020, khususnya...

PURWOKERTO, MENARA62.COM — Komunitas UMP Bersepeda yang terdiri dari dosen, karyawan dan masyarakat umum disekitar Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah bakal melakukan gowes menggunakan sepeda dari Purwokerto ke Yogyakarta. Mereka akan menempuh jarak kurang lebih 155 Kilometer pada Sabtu, 25-26 Januari 2020.

Para pesepeda yang diikuti oleh 15 Gowesser yang telah diseleksi itu menyerukan gerakan kampanye Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan diselenggarakan di Kota Solo pada 1-5 Juli 2020 mendatang.

“Tim dari 15 orang ini akan menyusuri sepanjang jalan Purwokerto – Yogyakarta dengan menggunakan sepeda dengan tujuan akhir tugu Jogja. Disana kita lanjut serahkan bendera Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke UMY untuk diteruskan di Solo,” ujar Kasno Koordinator UMP Bersepeda, Jumat (24/1/2020).

Sementara itu Ketua Panitia Eko Pujiono mengatakan, aksi ini sudah dipersiapkan sejak dua bulan terakhir. Mulai dari menyiapkan sepeda, pemanasan ringan oleh tim, cek kesehatan di Fakultas Kedokteran UMP, hingga mengurus berbagai perijinan yang dibutuhkan untuk memperlancar perjalanan.

Sepanjang longtrip itu, para pesepeda akan singgah setidaknya di setiap Kabupaten, yakni Kebumen, Kutoarjo, Purworejo, Wates, Kulonprogo dan finis di Yogyakarta. Mereka juga akan singgah ke UMY untuk memberikan bendera estafet Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk diteruskan di Solo.

“Ketentuan untuk Gowes Sepanjang Jalan Purwokerto – Yogyakarta diawali dengan sholat subuh berjamaah di masjid Akhmad Dahlan UMP, Peserta berkumpul di depan kantor pusat UMP jam 04.30 dan setiap peserta dapat menggunakan sepeda tipe apa pun dan wajib nenggunakan sefty bersepeda, helm, sarung tangan, sepatu, kacamata, dll,” ujarnya.

Rektor UMP Dr. Anjar Nugroho menyambut baik kegiatan menggembirakan muktamar ini. Menurutnya, muktamar Muhammadiyah dapat terus menjadi kekuatan perekat kebersamaan bangsa.

“Kita berharap Muhammadiyah terus menjadi pemandu warga bangsa dalam hal keagamaan untuk terus menanamkan benih-benih yang membawa spirit kemajuan, pencerahan, sekaligus Islam yang membawa damai dalam spirit kebersamaan. Agar Muhammadiyah terus maju dan memajukan bangsa ini tanpa pamrih,” pungkasnya. (Tgr)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Platform PJJ akan Dipermanenkan. Soal Metode Belajar Tetap Tergantung Zona Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM  – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak berencana permanenkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa tetap akan ditentukan...

Gizi Optimal Sejak Pra Kehamilan, Upaya Penting Lahirkan Generasi Emas

JAKARTA, MENARA62.COM - Gizi optimal tidak disiapkan seketika, saat anak lahir. Tetapi persiapannya harus dilakukan jauh hari sebelumnya, bahkan sebelum kehamilan itu terjadi (pra...

Boarding School, Sekolah sambil Mondok, sebuah Pilihan

Oleh: Ashari, SIP* Aksioma yang menyatakan pergantian menteri selalu dibarengi dengan pergantian kebijakan, rasanya tidak terbantahkan.  Dari pergantian kurikulum, Silabus hingga Perangkat Pembelajaran dan Sistem...

Ramai Isu Pengembalian Pengawasan Bank ke BI, Ini Tanggapan KADIN dan HIPMI

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kondisi perekonomian negara menjadi menjadi salah satu cukup memprihatinkan imbas pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak triwulan pertama tahun 2020, khususnya...

Ketum Kowani: Suka Tak Suka, Perempuan Harus Belajar Teknologi

JAKARTA, MENARA62.COM – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bertekad membangun komunikasi antar perempuan dari seluruh wilayah Indonesia melalui aplikasi Connecting Women. Aplikasi yang diluncurkan Maret...