27 C
Jakarta

Kembalilah Pada Islam

Baca Juga:

SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Semarakkan Hari Guru Nasional

  SOLO, MENARA62.COM-  Dalam rangka Hari Guru Nasional, SMP Muhammadiyah 1 Surakarta menginstruksikan kepada segenap civitas akademika SMP Muhammadiyah 1 Surakarta baik guru, karyawan, peserta...

Akselerasi Dekarbonisasi, Kementerian BUMN Resmikan Tiga PTBg Limbah Sawit PTPN V

  JAKARTA, MENARA62.COM - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury meresmikan tiga pembangkit tenaga biogas milik PT Perkebunan Nusantara V (PTPN...

4 Tokoh Raih Penghargaan Pahlawan Inspiratif Versi RRI

JAKARTA, MENARA62.COM - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menggelar malam Apresiasi Budaya untuk Pahlawan Versi RRI, Selasa (30/11/2021). Kegiatan yang berlangsung...

BNI Kucurkan Kredit Investasi, Biayai Garudafood Rp1 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Ekspansi kinerja ekonomi riil pada akhir tahun ini semakin menguat. Kerja sama strategis antar pelaku usaha besar dengan perbankan pun semakin...

JAKARTA, MENARA62.COM — Prof Din Syamsuddin mengingatkan warga Muhammadiyah untuk kembali pada Islam. Islam yang dimaksudkan adalah Wasathiyah Islam yang prinsip pertamanya menegakkan keadilan.

“Penegakkan keadilan itu tidak pandang bulu, termasuk pada diri sendiri dan orang-orang terdekat. Ingatlah, kekuasaan tidak permanen,” ujar Prof Din Syamsuddin, dalam pengajian Sabtu (7/11/2020) malam yang digelar Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kudus.

Saat yang sama, Din mengingatkan, peran politik kebangsaan Muhammadiyah harus tetap dilakukan, baik melalui parpol maupun di luar parpol. Menurutnya, kalau umat Islam abai pada peran politik ini, maka tak mustahil Umat Islam akan menjadi korban permainan politik.

Untuk itu, ia mengingatkan, agar pengkaderan di Muhammadiyah baik di Ortom, Hizbul Wathan bisa menghasilkan SDM berkualitas. Jika langkah ini dilakukan, maka Din meyakini akan punya implikasi politik.

“Karena itu, perlu bagi tugas, diantara kader Muhammadiyah. Harus ada yang duduk di lembaga negara, dan lembaga-lembaga koasi negara. Perlu ada warga Muhammadiyah di sana. Keberadaan mereka disana, akan membawa aspirasi Muhammadiyah dan Islam serta kebangsaan,” ujarnya.

Langkah ini, diakui Din memang tidak mudah. Apalagi, jika belum tentu punya stok SDM yang banyak dan berkualitas. Maka untuk itu, perlu perekayasaan dan dukungan untuk memunculkan kader-kader Muhammadiyah oleh Pimpinan Pusat Muhamamdiyah.

“PP berkewajiban memperjuangkan anak-anak Muhammadiyah memasuki berbagai lembaga negara dan koasi negara itu,” ujarnya.

Namun Dim juga berpesan, agar kader Muhammadiyah dimanapun berada, bawalah nilai Muhammadiyah, Islam dan bangsa Indonesia. Jangan sebaliknya, jadi kader yang bisa dibeli, apalagi ikut melakukan persengkongkolan jahat yang dilarang agama.

“Kalau itu yang terjadi, maka tidak akan ada perbaikan di negara ini. Karena negeri ini membutuhkan kader yang berintegritas, istiqomah dan punya sikap kewarganegaraan yang siap mengisi dan membela negara,” ujarnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Semarakkan Hari Guru Nasional

  SOLO, MENARA62.COM-  Dalam rangka Hari Guru Nasional, SMP Muhammadiyah 1 Surakarta menginstruksikan kepada segenap civitas akademika SMP Muhammadiyah 1 Surakarta baik guru, karyawan, peserta...

Akselerasi Dekarbonisasi, Kementerian BUMN Resmikan Tiga PTBg Limbah Sawit PTPN V

  JAKARTA, MENARA62.COM - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury meresmikan tiga pembangkit tenaga biogas milik PT Perkebunan Nusantara V (PTPN...

4 Tokoh Raih Penghargaan Pahlawan Inspiratif Versi RRI

JAKARTA, MENARA62.COM - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menggelar malam Apresiasi Budaya untuk Pahlawan Versi RRI, Selasa (30/11/2021). Kegiatan yang berlangsung...

BNI Kucurkan Kredit Investasi, Biayai Garudafood Rp1 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Ekspansi kinerja ekonomi riil pada akhir tahun ini semakin menguat. Kerja sama strategis antar pelaku usaha besar dengan perbankan pun semakin...

Menperin: Penerapan Industri Hijau Terbukti Mampu Menghemat Energi Hingga Rp3,2 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memacu pembangunan industri hijau untuk mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Hal...