25.6 C
Jakarta

Kemendikbud Terbitkan Aturan Penyaluran Tunjangan bagi Guru Non PNS

Must read

Potret Perayaan Maulid Nabi di salah satu Desa di Indonesia

PAMEKASAN, MENARA62.COM -- Potret perayaan Maulid Nabi di salah satu musala di Desa Waru Timur, Pamekasan, Madura pada Rabu malam (28/10/2020).

Lolonyo Chicken Katsu, Brand Milenial yang Bikin Nagih!

MAU  mencecap gurihnya chicken katsu? Ada baiknya coba Lolonyo chicken katsu. Brand milenial yang belum lama diluncurkan tersebut dapat menjadi pilihan yang tepat untuk...

Gudeg Yu Brindil, Melekatkan Pakem Jogja ke Lidah Orang Jakarta

PRADYNA Paramita yang akrab disapa Mitha bukan berdarah Yogyakarta. Tetapi naluri bisnisnya untuk mengangkat makanan lokal tradisional membawanya untuk mengesplorasi gudeg. Makanan khas Yogyakarta...

MDMC Gelar Jambore Relawan Muhammadiyah Secara Online

    Yogyakarta,MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah hari ini (29/10) melaksanakan Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah dengan tema “Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan...

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Peraturan Nomor 6 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Penyaluran Tunjangan Profesi dan Tunjangan Khusus Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Prinsip penyaluran yang diterbitkan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbud adalah bahwa tunjangan profesi dan tunjangan khusus harus efisien, efektif, transparan, akuntabel, dan manfaat.

“Dengan mengedepankan lima prinsip tersebut maka tunjangan profesi bagi guru bukan PNS diharapkan dapat diberikan tepat sasaran,” jelas Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Evy Mulyani, dalam siaran persnya, Ahad (19/7/2020).

Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 6 Tahun 2020 Pasal 6 menekankan bahwa pemberian tunjangan profesi bagi guru bukan PNS dikecualikan bagi guru pendidikan agama yang tunjangan profesinya dibayarkan oleh Kementerian Agama dan guru yang bertugas di Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK).

Pengecualian pemberian tunjangan profesi kepada guru yang bertugas di SPK telah dilakukan sejak tahun 2019 dengan pertimbangan lima prinsip tersebut. Selain itu, pemberian tunjangan profesi bagi guru juga memperhatikan pemenuhan delapan Standar Nasional Pendidikan, yakni Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Pendidikan, dan Standar Penilaian Pendidikan oleh satuan pendidikan termasuk SPK.

Selanjutnya, merujuk pada pemenuhan syarat minimal 24 jam mata pelajaran sebagai beban kerja guru selama satu minggu, dan jumlah siswa minimal dalam satu kelas, untuk tiga mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia khusus bagi siswa Warga Negara Indonesia pada SPK. Hal tersebut diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2014 tentang Kerja Sama Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan oleh Lembaga Pendidikan Asing dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia.

Pemberian tunjangan profesi kepada guru tidak hanya mensyaratkan kepemilikan sertifikat pendidik sesuai mata pelajaran dengan kurikulum nasional, namun juga harus memenuhi syarat lainnya.

“Sampai saat ini untuk guru bukan PNS pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat masih tetap mendapatkan tunjangan profesi sesuai dengan ketentuan,” terang Evy.

Dengan pemberian tunjangan profesi, diharapkan guru bersertifikat pendidik lebih bermartabat dan lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini sejalan dengan peran guru sebagai pendidik profesional yang mempunyai fungsi dan kedudukan yang sangat strategis untuk mencapai tujuan Pendidikan Nasional.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Potret Perayaan Maulid Nabi di salah satu Desa di Indonesia

PAMEKASAN, MENARA62.COM -- Potret perayaan Maulid Nabi di salah satu musala di Desa Waru Timur, Pamekasan, Madura pada Rabu malam (28/10/2020).

Lolonyo Chicken Katsu, Brand Milenial yang Bikin Nagih!

MAU  mencecap gurihnya chicken katsu? Ada baiknya coba Lolonyo chicken katsu. Brand milenial yang belum lama diluncurkan tersebut dapat menjadi pilihan yang tepat untuk...

Gudeg Yu Brindil, Melekatkan Pakem Jogja ke Lidah Orang Jakarta

PRADYNA Paramita yang akrab disapa Mitha bukan berdarah Yogyakarta. Tetapi naluri bisnisnya untuk mengangkat makanan lokal tradisional membawanya untuk mengesplorasi gudeg. Makanan khas Yogyakarta...

MDMC Gelar Jambore Relawan Muhammadiyah Secara Online

    Yogyakarta,MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah hari ini (29/10) melaksanakan Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah dengan tema “Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan...

Libur Panjang, Ratusan Kendaraan Serbu Kota Bogor

BOGOR, MENARA62. COM -- Libur panjang, ratusan kendaraan terlihat memadati jalan Tol Jagorawi menuju Kota Bogor, Jawa Barat (29/10/2020).