25.6 C
Jakarta

KKN 047 UMY Rintis Desa Wisata Buah Lokal

Must read

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Biasakan Mengambil Risiko Sedang

Oleh: Ashari, SIP* Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sisi positif yang dapat kita ambil adalah munculnya aneka usaha baru. Baik skala rumahan alias...

ASN Sleman dan Karyawan Bank BPD DIY Gowes Bareng

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sejumlah ASN Pemkab Sleman bersama dengan karyawan serta pimpinan Bank BPD DIY Cabang Sleman melakukan gowes bareng, Jumat (23/10/2020). Kegiatan yang...

BANTUL, MENARA62.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 047 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merintis desa wisata buah lokal di Dusun Ngenep, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dusun Ngenep memiliki potensi alam yang subur untuk pertanian dan perkebunan.

Demikian diungkapkan Ahmad Ma’ruf, Dosen Prodi Ekonomi UMY yang membimbing mahasiswa KKN 047 UMY kepada wartawan di Bantul, Ahad (9/2/2020). Mahasiswa KKN 047 UMY dan warga telah melakukan kerjabakti penanaman bibit alpukat di beberapa lokasi strategis, Januari 2020 lalu.

Lebih lanjut menjelaskan, pengembangan desa wisata dengan buah lokal ini diilhami banyaknya wisatawan ke desa-desa wisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. “Kedatangan wisatawan dari berbagai desa wisata berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan warga lokal,” kata Ma’ruf.

Dusun Ngenep, kata Ma’ruf, memiliki potensi alam yang subur untuk pertanian dan perkebunan. Secara geografis berkontur teras siring menjadikan view dusun ini sangat menarik. Terlebih lagi, lokasi dusun ini relatif dekat dengan destinasi wisata yang sudah populer yaitu Hutan Pinus di Kecamatan Dlingo.

Langkah awal, kata Ma’ruf, mahasiswa dan warga melakukan pemetaan potensi dan perencanaan partisipatif dalam bentuk penyusunan masterplan desa wisata berbasis buah lokal. Pada forum warga, disepakati jenis buah lokal yang dikembangkan adalah alpukat. Mahasiswa dan warga merancang untuk membuat kebun alpukat yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, pihak UMY melalui program pemberdayaan masyarakat memberikan bantuan bibit pohon alpukat sebanyak 375 batang. “Diharapkan warga Dusun Ngenep tergerak menanam berbagai jenis alpukat. Sehingga lima tahun ke depan, dusun ini akan menjadi icon desa wisata buah lokal di Kecamatan Dlingo,” harap Ma’ruf.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Biasakan Mengambil Risiko Sedang

Oleh: Ashari, SIP* Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sisi positif yang dapat kita ambil adalah munculnya aneka usaha baru. Baik skala rumahan alias...

ASN Sleman dan Karyawan Bank BPD DIY Gowes Bareng

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sejumlah ASN Pemkab Sleman bersama dengan karyawan serta pimpinan Bank BPD DIY Cabang Sleman melakukan gowes bareng, Jumat (23/10/2020). Kegiatan yang...

LSP UMY Jalani Witness BNSP

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjalani proses witness sebagai rangkaian akhir untuk mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi...