26.7 C
Jakarta

Komandan Kokam Nasional Serukan Kawal Pembangunan Mesjid di Sangso

Baca Juga:

BIREUEN, MENARA62.COM – Komandan Nasional Kokam Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Zainuddin Gayo menginstruksikan kepada seluruh Kokam Wilayah Aceh melalui para komandannya untuk terus mengawal pembangunan masjid di Desa Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh.

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyampaikan kepada seluruh jajarannya untuk terus aktif berkoordinasi dengan Ayahnda Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) serta Organisasi Otonom yang ada di Aceh.

Aksi yang di lakukan oleh Anggota Satuan Pamong Praja (SatPol PP) menghentikan pembangunan masjid serta menyita bahan bangunan milik panitia pembangunan berupa tiga besi cor tiang pondasi, tujuh  papan pengecoran serta tujuh  timba cor yang  angkut dengan menggunakan mobil Reo milik Sat Pol PP/WH nomor Plat. B 9387 PQ, tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu. “Dan ini sangat kita sayangkan,” kata Zainuddin

Berdasarkan informasi yang diterima dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bireun Aceh, Athaillah A. Latif bahwa pendirian bangunan masjid Taqwa Muhammadiyah sebelumnya sudah pernah diterbitkan izin oleh Pemkab.

Namun kata dia, karena ada sekelompok masyarakat yang tidak setuju atas pendirian masjid tersebut lalu pembangunan pun ditunda.

Penertiban tersebut dilakukan atas dasar surat Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Bireuen Nomor 14 Tahun 2021 tanggal 16 Maret 2021 tentang Penundaan Pelaksanaan Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kab. Bireuen Nomor 63 Tahun 2017 tentang Pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bahwa disebutkan selama masa penundaan, panitia pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga tidak diperkenankan untuk melaksanakan dan/atau melanjutkan kegiatan pembangunan kontruksi bangunan gedung Masjid sampai dengan tercapainya kesepakatan damai antara pihak panitia pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga dengan Masyarakat Samalanga

Zainuddin juga menjelaskan atas dasar inilah KOKAM menjalankan fungsi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) yaitu memelihara persaudaraan islam, pelestarian dan perlindungan negara kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila, dan dukungan kemanusiaan. Sedangkan NKRI dan Pancasila , termasuk muhammadiyah dilestarikan dan dilindungi karena muhammadiyah  merupakan aset penting NKRI.

“Belum adanya ketegasan dan kejelasan dari Pemkab Bireuen dalam mengambil suatu keputusan terkait penyelesaian permasalahan pembangunan Masjid Muhammadiyah Desa Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen sehingga permasalahan tersebut terus berlanjut dari tahun 2017 hingga saat ini,” tutup Zainauddin Gayo

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!